Bagikan:

JAKARTA – Google mengatakan bahwa mereka tengah menguji coba fitur baru. Fitur ini merupakan penggabungan dari dua fitur Kecerdasan Buatan (AI) yang sudah ada, yakni AI Overview dan AI Mode. 

Uji coba ini dilakukan untuk tujuan yang sederhana, yakni menghilangkan batas antara hasil pencarian cepat dan eksplorasi mendalam dengan AI. Melalui fitur ini, pengguna yang menerima hasil AI Overview di Google Search dapat langsung menggali informasinya. 

Penggalian informasi ini mengandalkan AI Mode. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan lanjutan dalam antarmuka percakapan yang sama dengan AI Overview. Ini merupakan fitur yang cukup efisien karena sebelumnya AI Mode hanya bisa diakses di tab terpisah. 

Pengujian fitur ini didasari oleh proses pencarian informasi yang sering memicu keinginan untuk mempelajari lebih lanjut. Menurut Google, seseorang mungkin memulai dengan pencarian sederhana, tetapi ingin menggali topiknya secara lebih mendalam. 

Dengan uji coba terbaru ini, Google menyatakan bahwa pengguna dapat mendalami AI Mode secara mulus, langsung dari halaman hasil AI Overview. Meski uji coba ini diluncurkan secara global, pengguna yang memenuhi syarat hanya bisa mengakses fiturnya di perangkat seluler. 

VP Produk Google Search Robby Stein mengatakan dalam sebuah unggahan di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bahwa fitur baru ini mendukung efisiensi. Pengguna bisa langsung mengajukan pertanyaan tanpa perlu memikirkan tempat atau bagaimana cara mengajukannya. 

"Ini membawa kami lebih dekat ke visi kami untuk Pencarian. Tanyakan saja apa pun yang ada di pikiran Anda – tidak peduli seberapa panjang atau rumitnya – dan temukan apa yang Anda butuhkan,” kata Stein, dikutip pada Rabu, 3 Desember.