YOGYAKARTA - Perbedaan rangkaian listrik seri dan paralel menjadi dasar penting dalam memahami listrik. Kedua jenis rangkaian ini memiliki cara kerja, arus, dan tegangan yang berbeda, sehingga mempengaruhi kinerja alat elektronik dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami karakteristik masing-masing rangkaian membantu memilih konfigurasi yang tepat, baik untuk eksperimen, instalasi rumah, maupun perangkat elektronik sehari-hari.
Dilansir dari laman The Spruce, sebelum mengetahui perbedaan antara rangkaian seri dan paralel, Anda harus mengetahui penjelasan masing-masing rangkaian, berikut penjelasannya:
Apa Itu Rangkaian Seri?
Rangkaian seri adalah rangkaian listrik di mana komponen disusun berurutan dalam satu jalur. Jika salah satu komponen rusak atau terputus, maka seluruh rangkaian akan mati dan semua perangkat berhenti berfungsi.
Rangkaian seri jarang digunakan pada instalasi rumah. Biasanya dipakai pada lampu hias seperti lampu natal atau lampu taman karena jika satu bohlam putus, maka seluruh rangkaian lampu akan padam.
Baca juga artikel yang membahas Alat Elektronik Rumah Tangga Paling Boros Listrik Bikin Tagihan Bengkak
Apa Itu Rangkaian Paralel?
Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik tertutup dimana setiap perangkat terhubung langsung ke jalur utama. Jadi, meski satu perangkat rusak, perangkat lain tetap bisa bekerja karena arus listrik tetap mengalir.
Rangkaian paralel lebih umum digunakan dibanding seri. Instalasi listrik rumah seperti stop kontak, saklar, dan lampu biasanya menggunakan rangkaian paralel agar lebih aman dan andal.
Bagaimana Rangkaian Paralel Dibuat?
Rangkaian paralel terbentuk dengan menyambungkan kabel tambahan (pigtail) dari jalur utama menuju perangkat, misalnya stop kontak atau lampu. Dengan cara ini, aliran listrik tetap berlanjut ke perangkat berikutnya meskipun salah satu stop kontak rusak.
Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel
Cara mudah memahami perbedaan keduanya adalah dengan perumpamaan sebuah jalan. Rangkaian paralel seperti jalan tol dengan banyak pintu masuk dan keluar; jika satu jalur terganggu, jalur lain tetap lancar.
Sementara itu, rangkaian seri seperti jalan yang melingkar dengan jembatan dimana jika satu jembatan rusak maka seluruh jalan akan terputus.
Kapan Menggunakan Rangkaian Seri?
Dalam instalasi rumah, hampir semua rangkaian dibuat paralel. Namun, rangkaian seri masih digunakan pada kondisi khusus, misalnya pada stop kontak GFCI (Ground-Fault Circuit Interrupter).
Jika GFCI dipasang di awal jalur, stop kontak lain yang terhubung setelahnya akan ikut terlindungi. Namun jika GFCI rusak, semua stop kontak setelahnya akan mati. Dengan demikian, perbedaan antara kedua rangkaian ini dapat disimpulkan sebagai berikut:
Rangkaian Seri
- Rangkaian tertutup
- Jarang digunakan
- Kurang andal
- Jika satu rusak, semua mati
Rangkaian Paralel
- Rangkaian tertutup
- Umum digunakan
- Lebih andal
- Jika satu rusak, yang lain tetap berfungsi
Bagaimana Cara Membedakan Rangkaian Seri dan Paralel?
Rangkaian seri bisa dikenali ketika kerusakan satu perangkat menyebabkan perangkat lain yang terhubung setelahnya ikut mati. Misalnya, jika GFCI yang dipasang di awal jalur rusak, maka semua perangkat setelahnya juga tidak berfungsi.
Bagaimana Perbedaan Tegangan pada Rangkaian Seri dan Paralel?
Pada dasarnya, tegangan dalam rangkaian seri maupun paralel sama-sama dialirkan dari sumber listrik. Bedanya, pada rangkaian seri tegangan terbagi ke setiap komponen, sedangkan pada rangkaian paralel setiap perangkat mendapat tegangan penuh dari sumber.
Mana yang Lebih Mudah Dipasang, Seri atau Paralel?
Rangkaian seri lebih mudah dipasang karena kabel masuk langsung dihubungkan ke perangkat (misalnya stop kontak), lalu kabel keluar juga langsung disambungkan. Sedangkan rangkaian paralel butuh penyambungan tambahan (pigtail) dan pengikat kabel (wire nut). Karena itu, biaya instalasi rangkaian seri sedikit lebih murah.
Selain pembahasan mengenai perbedaan rangkaian listrik seri dan paralel, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami!