Bagikan:

JAKARTA - Amazon Web Services (AWS) menyelenggarakan AWS AI League, kompetisi global terbaru yang dirancang untuk mempercepat inovasi kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan keterampilan AI, khususnya GenAI di kalangan tenaga kerja, di Jakarta.

AWS AI League memberikan kesempatan bagi perusahaan dan pengembang untuk mempelajari dasar-dasar AI secara langsung, mulai dari fine-tuning, kustomisasi model, hingga prompt engineering, sambil menyelesaikan tantangan bisnis nyata.

Dengan memadukan teori dan praktik, kompetisi ini juga mendorong kolaborasi, eksperimen, dan pertukaran ide antar pengembang, sekaligus memacu semangat kompetisi melalui papan peringkat.

Pemenang dari edisi Jakarta akan membawa pulang gelar Juara AWS AI League Jakarta serta tiket langsung untuk bertanding di babak final kejuaraan global di AWS re:Invent 2025 di Las Vegas, Desember mendatang, dan berkesempatan memenangkan hadiah utama senilai 25.000 dolar AS (sekitar Rp407 juta).

Selain Jakarta, kompetisi ini juga hadir di AWS Summit di Bogota, Los Angeles, dan Toronto. Head of Training & Certification Indonesia, AWS, Yashinta Bahana mengatakan bahwa AWS AI League mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong inovasi AI dan memastikan teknologi ini dapat diakses siapa saja.

"Dengan mempertemukan talenta dari berbagai latar belakang, kami membangun ekosistem kolaboratif yang tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tapi juga mencerminkan visi kami tentang inklusi digital bagi peserta dari berbagai latar belakang," tuturnya pada Kamis, 7 Agustus.

AWS juga mengumumkan bahwa sejak 2017, lebih dari satu juta warga Indonesia telah mengikuti pelatihan keterampilan cloud. Pencapaian ini menunjukkan komitmen jangka panjang AWS dalam mendukung pertumbuhan talenta digital di Indonesia.

Ke depan, AWS akan terus memperluas akses pelatihan digital, termasuk dengan mengintegrasikan materi pembelajaran AWS dan Gen AI ke dalam kurikulum sekolah vokasi, serta menyediakan pendampingan untuk mendorong inovasi lokal.