JAKARTA - Perusahaan investasi Azoria Partners pada Sabtu 5 Juli mengumumkan penundaan peluncuran dana ETF bertema Tesla miliknya, yakni Azoria Tesla Convexity Exchange Traded Fund, setelah CEO Tesla, Elon Musk, menyatakan akan membentuk partai politik baru di Amerika Serikat.
Musk membuat pengumuman tersebut hanya sehari setelah melakukan jajak pendapat di platform media sosial X, yang juga dimilikinya. Dalam unggahannya, Musk menyatakan, “Hari ini, Partai America terbentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda.”
ETF Azoria Tesla Convexity awalnya dijadwalkan meluncur minggu depan, dengan fokus investasi pada saham dan opsi saham perusahaan mobil listrik Tesla. Namun rencana tersebut mendadak dibatalkan menyusul pernyataan politik terbaru dari Elon Musk.
CEO Azoria Partners, James Fishback, secara terbuka mengkritik langkah Musk tersebut melalui serangkaian unggahan di X. Fishback juga kembali menyuarakan dukungannya terhadap Presiden AS terpilih, Donald Trump. Dalam salah satu unggahannya, Fishback menyampaikan bahwa peluncuran ETF ditunda, dan mendesak agar Dewan Direksi Tesla segera bertemu untuk mengevaluasi dampak ambisi politik Musk terhadap tanggung jawab utamanya sebagai CEO Tesla.
"Saya mendorong Dewan untuk segera mengadakan pertemuan dan meminta Elon memberikan klarifikasi terkait ambisi politiknya, serta mengevaluasi apakah hal itu masih sejalan dengan kewajibannya sebagai CEO Tesla," tulis Fishback.
BACA JUGA:
Fishback menambahkan bahwa pengumuman Musk ini berpotensi mengganggu kepercayaan para pemegang saham terhadap masa depan Tesla. Ia mengingatkan bahwa pada Mei lalu Musk juga menyatakan akan mundur dari perannya memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan, yang kala itu juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.
Pihak Tesla belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan itu.
Langkah Musk untuk membentuk partai politik baru ini muncul hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang pemangkasan pajak dan pengeluaran negara yang disebutnya sebagai “besar dan indah”. Elon Musk diketahui menentang keras kebijakan tersebut.
Sementara itu, Azoria Partners juga tengah menawarkan produk ETF lain bernama Azoria 500 Meritocracy ETF, yang hanya berinvestasi pada 500 perusahaan top AS yang tidak memberlakukan kebijakan rekrutmen berbasis keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI), sesuai informasi dari situs web resmi perusahaan.