Bagikan:

JAKARTA – Google akhirnya memperluas Veo 3, model Kecerdasan Buatan (AI) pembuat video, ke aplikasi Gemini di seluruh dunia. Kini, pengguna di berbagai belahan dunia sudah dapat mengakses fiturnya.

Kabar ini disampaikan oleh Josh Woorward, Wakil Presiden Google, pada Kamis, 3 Juli. Pengguna sudah dapat membuat video dengan mudah di aplikasi Gemini selama mereka berlangganan AI Pro atau layanan berbayar lainnya.

Sebelumnya, Veo 3 hanya bisa diakses di beberapa negara dan Indonesia belum termasuk di dalamnya. Berkat perluasan ini, pengguna di Tanah Air sudah dapat membuat video yang menarik dan menyerupai video yang dibuat manusia secara nyata.

"Penantian telah berakhir. Aplikasi Gemini Veo 3 kini tersedia secara global untuk semua anggota Pro! Itu berarti India, Indonesia, seluruh Eropa, dan banyak lagi mulai mendapatkan akses untuk membuat video sekarang juga," kata Josh melalui akun X pribadinya.

Meski berlangganan, penggunaan Veo 3 tetap dibatasi per harinya. Pengguna hanya dapat menggunakan generator video sebanyak tiga kali dalam sehari. Jika pengguna telah mencapai batas kreditnya, mereka harus menunggu keesokan harinya untuk memakai Veo 3.

Veo 3 pertama kali diumumkan pada acara pengembang tahunan I/O yang diselenggarakan Mei lalu. Model AI dapat menghasilkan video dengan audio yang beragam, termasuk dialog, latar kebisingan, hingga suara alam.

Sejak pertama kali diperkenalkan, Veo 3 menjadi alat AI yang sangat populer. Tak sedikit pengguna yang membagikan video hasil buatan Veo 3 di media sosial, termasuk di TikTok. Google mendapatkan banyak pujian karena Veo 3 terlihat lebih realistis dibandingkan Veo 2.

Awalnya, Veo 3 hanya tersedia untuk pelanggan AI Ultra yang lebih mahal. Namun, pada Juni lalu, Google menghadirkan fitur ini ke tingkat AI Pro dengan versi Veo 3 Fast. Versi ini menghasilkan klip beresolusi 720p dengan durasi 8 detik, tetapi pembuatannya memakan waktu dua kali lebih cepat.