Bagikan:

JAKARTA - Equinix, perusahaan infrastruktur digital terkemuka di dunia, mengumumkan telah menyelesaikan akuisisi tiga pusat data di Manila, Filipina, dari Total Information Management (TIM), penyedia solusi teknologi terkemuka.

Akuisisi ini merupakan bentuk jawaban atau pesatnya pertumbuhan populasi digital, kemajuan teknologi cloud, serta berbagai inisiatif pemerintah seperti National Broadband Plan dan kampanye digital Filipina, yang semakin mendorong kebutuhan negara akan infrastruktur digital canggih untuk teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI).

Tiga pusat data yang baru diakuisisi ini juga menjadi rumah bagi penyedia layanan jaringan terkemuka serta empat dari internet exchanges (IXs) utama di Manila. 

Dengan kemitraan strategis bersama NVIDIA dan HPE, kehadiran Equinix di Filipina akan memberdayakan organisasi lokal untuk terhubung dengan lebih dari 10.000 perusahaan dalam ekosistem global Equinix yang luas. 

"Ekspansi ini sangat penting dalam memperkuat interkoneksi, memungkinkan pelanggan dan mitra kami untuk berkembang dengan lancar dan aman di salah satu ekonomi digital paling dinamis di kawasan ini,” kata Cyrus Adaggra, Presiden Asia-Pasifik Equinix. 

Menurutnya, dengan memperluas jejak perusahaan di Asia Tenggara, mereka tidak hanya mengembangkan platform digital perusahaan, tetapi juga mendukung pengembangan layanan dan teknologi AI mutakhir, sejalan dengan visi pemerintah di bidang digital.

“Langkah ini menegaskan kembali komitmen kami untuk memberdayakan Filipina dengan infrastruktur inovatif dan kelas dunia agar dapat tumbuh dan bersaing di dunia yang semakin terhubung,” tandasnya. 

Dengan jaringan pusat data yang kuat di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, fasilitas Equinix di Filipina akan memberikan kesempatan bagi pelanggan dan mitra global untuk membangun infrastruktur digital mereka di pasar yang dinamis ini serta di seluruh kawasan ASEAN.