Bagikan:

YOGYAKARTA - Di era digital ini, menjual foto secara online semakin mudah, dan Shutterstock adalah salah satu platform terbaik. Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia yang mencari visual berkualitas tinggi, bagaimana cara jual foto di Shutterstock?

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah tentang cara bergabung dengan komunitas kontributor Shutterstock, mengunggah foto Anda, dan mulai menghasilkan uang dari setiap unduhan.

Cara Jual Foto di Shutterstock

Shutterstock memberikan kesempatan bagi para seniman untuk melisensikan karya mereka dan memperoleh penghasilan. Untuk memulai, Anda hanya perlu mendaftar akun kontributor gratis di submit.shutterstock.com, dan dalam hitungan menit, Anda bisa langsung mengunggah karya Anda.

Sebelum menyelami dunia penjualan konten, ada beberapa panduan dasar yang perlu Anda ketahui. Dilansir dari laman resminya, pertama, Anda harus berusia minimal 18 tahun.

Kedua, pastikan karya yang dikirimkan asli dan Anda adalah pemilik hak ciptanya. Ingat, submit.shutterstock.com adalah portal khusus bagi para kontributor, sementara shutterstock.com adalah situs untuk pelanggan yang akan melisensikan karya Anda.

Penting juga untuk memahami bahwa jika karya Anda menampilkan model atau properti pribadi dan ditujukan untuk lisensi komersial, Anda wajib menyertakan surat rilis (model/property release).

Baca juga artikel yang membahas Contoh Minat dan Bakat: Panduan Menemukan Potensi Diri

Shutterstock juga memiliki batasan tertentu mengenai jenis konten yang dapat diterima, terutama untuk lisensi komersial.

Kemudian setelah akun kontributor Anda berhasil terdaftar, Anda siap untuk memulai perjalanan Anda sebagai penyedia konten di Shutterstock!

Panduan Mengirimkan Karya Anda: Jenis Konten dan Proses Peninjauan

Shutterstock menerima berbagai jenis konten yang dapat diunduh di bawah berbagai jenis lisensi dan digunakan untuk tujuan komersial atau editorial. Persyaratan teknis dan pengiriman sedikit berbeda untuk setiap jenis konten, jadi pastikan Anda memeriksa detail untuk:

  • Foto
  • Ilustrasi
  • Vektor
  • Video
  • Musik

Setelah Anda mengunggah konten, tim peninjau Shutterstock akan memprosesnya. Mereka akan memastikan karya Anda memenuhi semua persyaratan hukum, kepatuhan, serta standar teknis dan metadata Shutterstock.

Proses peninjauan ini dilakukan dengan cepat karena tujuannya adalah untuk membawa konten Anda ke marketplace secepat mungkin.

Bagaimana jika karya Anda tidak disetujui? Jangan khawatir. Shutterstock menyediakan artikel dukungan peninjauan yang menjelaskan alasan penolakan dan memberikan tips bermanfaat untuk menghindari penolakan di masa mendatang.

Kiriman yang berhasil diterima akan ditampilkan di Catalog Manager dan akan dipublikasikan di portofolio Anda dalam waktu 72 jam setelah persetujuan.

Kemudian setelah konten Anda live di situs, jutaan pelanggan dapat menemukan dan mengunduh karya Anda untuk proyek kreatif mereka.

Cara Menghasilkan dan Mencairkan Penghasilan Anda

Setiap kali pelanggan mengunduh karya Anda, mereka membeli lisensi. Sebagai kontributor, Anda akan mendapatkan persentase dari harga lisensi yang dibayarkan.

Jumlah penghasilan Anda per unduhan bergantung pada beberapa faktor: jenis paket pembelian, jenis lisensi, dan tingkat penghasilan Anda sebagai kontributor pada saat pengunduhan.

Selain dari unduhan, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mereferensikan pelanggan dan kontributor baru ke platform Shutterstock.

Setelah akumulasi penghasilan Anda mencapai minimal $25 dari lisensi karya Anda di Shutterstock, Anda siap untuk mencairkan uang Anda. Untuk menerima pembayaran, Anda harus memiliki formulir pajak yang lengkap dan memilih penyedia pembayaran elektronik.

Shutterstock menawarkan pilihan melalui PayPal, Skrill, atau Payoneer. Pastikan untuk memeriksa dengan penyedia pembayaran pilihan Anda mengenai batasan atau persyaratan khusus untuk menerima pembayaran di negara atau wilayah Anda.

Selain cara jual foto di shutterstock, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!