Bagikan:

JAKARTA – Apple akan mengubah jadwal rilis iPhone secara besar-besaran. Menurut analis industri Ming-Chi Kuo, Apple berencana untuk tidak lagi meluncurkan semua model flagship iPhone pada waktu yang sama di musim gugur. Pergeseran ini akan menjadi perubahan terbesar dalam pola perilisan sejak iPhone 4s pada 2011.

Mulai 2026, Apple akan mengadopsi jadwal rilis dua kali setahun, dengan iPhone versi lebih terjangkau diluncurkan di paruh pertama tahun dan model Pro tetap hadir di musim gugur. Artinya, dalam tahun 2027, Apple akan merilis iPhone 18 dan iPhone 19 dalam dua tahap—iPhone 18 versi dasar di musim semi, dan model iPhone 18 Pro di musim gugur.

2025 akan menjadi tahun terakhir bagi Apple untuk mempertahankan pola peluncuran lamanya. iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone 17 Slim (atau disebut iPhone 17 Air) dijadwalkan tetap dirilis di paruh kedua tahun ini, kemungkinan pada September.

Pada awal 2026, Apple akan merilis iPhone 17e, yang kemungkinan hadir di Maret atau April. Perangkat ini akan menjadi penerus iPhone 16e, yang sebelumnya diperkenalkan pada Februari 2025.

Kemudian, pada paruh kedua tahun 2026, Apple akan menghadirkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, iPhone 18 Slim, serta iPhone lipat pertama Apple. Namun, model dasar iPhone 18 tidak termasuk dalam grup ini.

Sebagai gantinya, Kuo menyebut bahwa iPhone 18 versi standar akan dirilis bersamaan dengan iPhone 18e pada musim semi 2027, sekitar enam bulan setelah peluncuran model Pro. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah iPhone bahwa model dasar tidak dirilis bersamaan dengan varian Pro.

Apple juga merencanakan hal serupa untuk 2027, di mana model iPhone 19 Pro, iPhone 19 Pro Max, iPhone lipat generasi kedua, serta iPhone 19 Slim akan hadir di akhir tahun. Sementara itu, model iPhone 19 dan iPhone 19e akan menyusul beberapa bulan kemudian, yaitu pada 2028.

Laporan dari The Information menunjukkan bahwa strategi pemasaran dan optimasi produksi menjadi alasan utama Apple mengubah jadwal peluncurannya. Banyak pesaing Apple sudah biasa meluncurkan flagship mereka di musim semi, sehingga Apple ingin menyaingi mereka dengan rilis besar di waktu yang sama.

Kuo menyebut bahwa keputusan ini adalah respons terhadap persaingan ketat, terutama di China. Dengan jadwal baru ini, Apple akan lebih langsung bersaing dengan rilis smartphone dari para pesaingnya di paruh pertama tahun.

Selain itu, jumlah varian iPhone yang semakin banyak—seperti lini iPhone 16e dan model iPhone lipat yang akan datang—menjadi tantangan tersendiri bagi Apple. Jika semua model diluncurkan dalam satu jendela waktu di musim gugur, pemasaran bisa menjadi kurang efektif. Dengan memisahkan rilis model dasar dan model premium, Apple berharap dapat memberi masing-masing perangkat waktu lebih panjang untuk menarik perhatian konsumen.

Dengan jadwal baru ini, Apple tampaknya ingin mengoptimalkan strategi pemasaran dan menghadapi persaingan industri smartphone yang semakin ketat. Akankah strategi ini berhasil? Kita nantikan bersama!