Bagikan:

JAKARTA - Apple dilaporkan tengah mengembangkan sistem operasi visionOS versi 3.0 dan 2.4 untuk perangkat Apple Vision Pro. Informasi ini terungkap secara tidak sengaja melalui dokumentasi sampel yang dipublikasikan di situs resmi Apple.

Setelah perilisan versi beta untuk pengembang visionOS 2.3 pada  Senin, 14 April, kini muncul bukti bahwa Apple sudah mempersiapkan pembaruan besar selanjutnya untuk sistem operasi headset Vision Pro mereka.

visionOS sendiri adalah sistem operasi yang dirancang khusus untuk perangkat Apple Vision Pro, yang menjadi langkah awal Apple dalam dunia headset realitas campuran. CEO Apple, Tim Cook, menyebut perangkat ini sebagai "produk untuk pengguna awal."

visionOS 1.0 pertama kali dirilis pada awal tahun, dan visionOS 2 tersedia secara umum mulai 16 September 2024. Sementara versi publik terbaru saat ini adalah visionOS 2.3 beta untuk pengembang, ternyata Apple diam-diam telah mencantumkan referensi ke visionOS 3.0 dalam dokumentasi proyek sampel mereka.

Penemuan ini dilaporkan oleh AppleInsider, yang menemukan bahwa dalam salah satu dokumen proyek sampel di situs Apple, disebutkan target platform visionOS 3.0 dan visionOS 2.4 — bukan visionOS 2.2 seperti yang diperkirakan sebelumnya. visionOS 2.4 sendiri diperkirakan akan dirilis pada tahun 2025.

Sayangnya, belum ada detail terkait fitur-fitur baru yang akan hadir di kedua versi sistem operasi tersebut. Namun, perbaikan bug dan peningkatan kenyamanan pengguna hampir bisa dipastikan akan menjadi bagian dari pembaruan tersebut.

Yang menarik, hingga kini Apple Vision Pro belum mendukung fitur Apple Intelligence, meskipun menggunakan chip Apple M2. Padahal, perangkat iPad dan Mac dengan chip Apple Silicon yang sama sudah bisa menikmati berbagai fitur AI generatif seperti Writing Tools, Genmoji, Image Playground, dan lainnya yang tersedia di iOS 18.2, iPadOS 18.2, dan macOS Sequoia.

Masih belum jelas apakah visionOS 3.0 nantinya akan menghadirkan dukungan untuk Apple Intelligence di Vision Pro. Namun, kesalahan kecil dari Apple ini menjadi petunjuk pertama bahwa pengembangan besar untuk visionOS sudah berjalan di balik layar.