JAKARTA - Salesforce dan Google mengumumkan perluasan kerja sama, untuk memberikan fleksibilitas bagi bisnis dalam memilih model dan kapabilitas AI untuk membangun agenAI mereka sendiri.
Lewat kemitraan yang telah dibangun dengan Google Cloud, perluasan ini akan memberdayakan pelanggan Salesforce untuk membangun agen Agentforce menggunakan Gemini dan menerapkan Salesforce di Google Cloud.
Pelanggan juga mampu menggunakan data secara dua arah antara Google BigQuery dan Salesforce melalui teknologi zero copy yang menjamin akses data yang sangat aman dan terpadu.
Sehingga, pelanggan memiliki kebebasan untuk mengembangkan solusi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka, alih-alih terikat pada satu penyedia model saja.
"Melalui kemitraan yang diperluas dengan Google Cloud serta integrasi mendalam di lapisan platform, aplikasi, dan infrastruktur, kami memberikan pelanggan kebebasan dalam memilih aplikasi dan model yang ingin mereka gunakan," ujar Srini Tallapragada, Presiden & Chief Engineering and Customer Success Officer di Salesforce.
Thomas Kurian selaku CEO Google Cloud juga percaya bahwa Google Cloud dan Salesforce dapat membantu perusahaan dalam mempercepat transformasi AI dengan agentic AI, model AI canggih, analitik data, dan lainnya.
"Pelanggan Salesforce sekaligus Google Cloud menginginkan kemampuan untuk bekerja dengan lebih lancar tanpa hambatan di kedua platform,” tambah Thomas.
BACA JUGA:
Salesforce dan Google Cloud mengaku tengah menjelajahi integrasi yang lebih mendalam antara Slack dan Google Workspace. Integrasi ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan menciptakan ruang kerja digital yang lebih kohesif bagi tim dan organisasi.
Selain itu, kedua perusahaan juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi lebih dalam guna memberdayakan bisnis dengan solusi yang lebih kuat.