Bagikan:

JAKARTA - Di ajang MWC Barcelona 2025, HONOR mengumumkan "HONOR ALPHA PLAN”, strategi korporasi revolusioner yang menandai langkah besar perusahaan untuk menjadi pemimpin global dalam ekosistem perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI).

Melalui visi ini, HONOR akan memasuki era kecerdasan baru, sekaligus mengajak seluruh industri untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem terbuka yang saling menguntungkan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh umat manusia.

“Revolusi AI akan mengubah paradigma industri perangkat, yang mengubah produktivitas, masyarakat, dan budaya kita secara fundamental. Mari kita bersatu menghadapi tantangan sekaligus peluang besar yang ditawarkan teknologi AI," kata ungkap James Li, CEO HONOR dalam keterangan yang diterima pada Selasa, 4 Maret.

Visi ambisius ini akan terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama, era Agentic AI, dimulai dengan pengembangan smartphone cerdas. Bersama para mitra, HONOR akan mendobrak batasan teknologi untuk menciptakan paradigma baru bagi perangkat di era Agentic AI.

Tahap selanjutnya adalah era Physical AI di mana HONOR akan memperluas cakupan ekosistem AI, membuka batasan industri, dan menciptakan paradigma baru untuk ekosistem AI yang terintegrasi.

Terakhir, Era AGI (Artificial General Intelligence) di mana HONOR akan membuka potensi manusia yang tak terbatas dan berkontribusi dalam menciptakan paradigma baru bagi peradaban masa depan.

"Pada akhirnya, kita akan membuka potensi manusia yang tak terbatas dan menciptakan paradigma baru bagi peradaban di era AGI. Kita akan menyaksikan koeksistensi antara kehidupan berbasis karbon dan kecerdasan berbasis silikon. Inilah alasan mengapa kita semua harus bekerja sama untuk memaksimalkan potensi manusia dalam menyongsong dunia cerdas,” jelas Li.

Di ajang tersebut, perwakilan dari Google, Qualcomm, Orange, Telefónica, CKH Group, dan Vodafone bergabung dengan Li untuk menyalakan lampu pohon (tree-lighting) sebagai simbol kolaborasi untuk mengembangkan ekosistem perangkat AI yang akan melayani setiap konsumen di seluruh dunia.