JAKARTA – Google merupakan mesin pencari paling populer sehingga sering disalahgunakan oleh penjahat siber. Ada banyak iklan jahat yang beredar di Google untuk menyebarkan situs website berbahaya.
Belum lama ini, muncul iklan yang mengatasnamakan Microsoft. Iklan ini akan muncul di halaman pencarian utama yang berkaitan dengan iklan Microsoft. Padahal, ketika iklannya diketuk, seseorang akan mencuri kredensial akun Microsoft Anda dan menyusup ke dalamnya.
Serangan ini pertama kali diungkapkan oleh Malwarebytes, pengembang perangkat lunak anti-virus, anti-malware, dan juga anti-spyware. Ketika seseorang mencari kueri 'Microsoft Ads' di kolom pencarian Google, mereka perlu berhati-hati dengan iklan yang ditampilkan.
Bahkan, iklan paling atas merupakan salinan palsu situs web Microsoft Ads. Tautan sponsor ini hampir mirip dengan iklan asli, tetapi URL-nya terlihat sedikit aneh. Sayangnya, tidak semua orang peduli dengan URL yang mereka akses karena label 'Disponsori' terlihat meyakinkan.
BACA JUGA:
Iklan Microsoft Palsu Dapat Mencuri Akun
Situs web Microsoft Ads palsu ini tidak selalu bisa diakses. Jika bot menyadari bahwa pengguna mengunjungi situs webnya dengan VPN, mereka akan menampilkan halaman arahan palsu. Namun, jika URL diakses secara langsung tanpa melalui iklan, hal aneh akan terlihat.
Situs web tersebut akan menampilkan video Rick Astley yang menyanyikan lagu Never Gonna Give You Up. Tampilan yang benar-benar menjebak hanya terlihat jika pengguna mengunjungi situs webnya melalui iklan Google karena halaman login Microsoft akan muncul.
Halaman login ini tentu saja palsu dan penjahat yang membuat webnya menunggu korban terpancing. Seperti halaman login biasa, pengunjung web akan diminta memasukkan nama pengguna, kata sandi, dan kode autentikasi dua faktor (2FA).
Tanpa perlu menekan submit, seluruh informasi ini akan dimanfaatkan oleh penjahat siber dan akun Anda akan dicuri. Ini merupakan bentuk kejahatan yang masih bisa dicegah jika Anda mengamati tampilan atau bentuk URL-nya dengan cermat.