26 April 2021, 11:19 | TIM VOI

Penderita diabetes melitus masih bisa menjalankan puasa Ramadan, ini syaratnya. (Istimewa)

Paragram.id - Punya sakit diabetes melitus, tapi tetap ingin berpuasa Ramadan. Tentu saja harus banyak yang diperhatikan agar tidak berdampak pada kesehatannya. Apalagi puasa punya pola yang berbeda dalam asupan makanan dan minuman.

Bila ingin ikut berpuasa, perlu dipastikan bahwa catatan kadar gulanya terkontrol dengan baik. Agar puasa bagi pengidap diabetes mellitus dapat berjalan lancar, bisa mengikuti anjuran-anjuran berikut ini.

1. Konsultasi

Dianjurkan untuk melakukan konsultasi dulu dengan dokter sebelum menjalankan puasa. Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi tubuh aman atau tidak untuk menjalankan ibadah puasa.

2. Mengatur Pola Makan

Saat sahur konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, hal ini penting agar tubuh mendapatkan asupan makanan yang cukup dan cadangan energi selama berpuasa. Kemudian segerakanlah berbuka dengan takjil atau makanan kecil agar kadar darah tidak turun. Selanjutnya, seusai tarawih kamu bisa makan makanan yang bergizi dengan porsi yang cukup.

3. Cukupi Konsumsi Air Harian

Mengkonsumsi air secara cukup bisa membantu untuk mencegah dehidrasi. Konsumsilah air putih 1,5 -2 liter dalam sehari, dan hindari minuman manis atau minuman yang mengandung kafein

4. Periksa Kadar Gula Darah Secara Teratur

Mengecek kadar gula darah saat berpuasa adalah hal yang penting untuk menghindari hipoglikemi atau hiperglikemi. Pengecekan gula darah harus dilakukan pada 1 minggu pertama puasa.

5. Berolahraga

Olahraga atau kegiatan fisik ringan bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Kamu bisa berjalan kaki atau sekedar yoga di rumah.

6. Jangan Dipaksakan apabila Tidak Kuat

Jika ditengah puasa, kamu merasa pusing, lemas, jantung berdebar-debar, keringat dingin seperti akan pingsan segera hentikan puasa dan periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Puasa Ramadan memang sebuah kewajiban umat Islam setiap tahun. Sayang rasanya untuk melewatkan momen ibadah tersebut. Penderita diabetes melitus masih punya kesempatan kok menjalaninya. Meski demikian, kesehatan tetap harus diperhatikan ya.

ADS VOI