13 Mei 2021 14:44 | TIM VOI

Bagaimana sejarahnya kalimat Sugeng Riyadi terkait Lebaran? (Istimewa)

Paragram.id - Khususnya orang Jawa, familiar dengan kalimat Sugeng Riyadi saat Lebaran atau Idul Fitri tiba. Mungkin kamu penasaran, apakah itu nama orang? Lalu, apa hubungannya dengan perayaan Idul Fitri?

Pertanyaan itulah yang emang kudu kita bahas dan telisik agar jelas dan tak salah pengartian, kita cek deh bareng.

Arti kata Sugeng Riyadi

Banyak yang bilang kalau kata "Sugeng Riyadi" dalam menyambut Hari Lebaran, Seperti arti kata dari Lebaran yang berasal dari kata lebar = habis, Jadi Lebaran = berarti penghabisan. Maksudnya adalah masa (waktu) penghabisan setelah bulan Puasa Ramadan. Maka akan dirayakanlah hari yang dinamakan “Lebaran”.

Penjabaran Sugeng Riyadi

Kalau kita jabarkan menurut bahasa, kata "Sugeng" itu bentuk halus dari "slamet", jadi artinya sama-sama "selamat". Artinya, sesuai konteks, bisa "selamat" sebagai ucapan seperti pada sugeng riyadin, sugeng ambal warsa (selamat ulang tahun), bisa sebagai ungkapan sopan santun semisal sugeng tindak (selamat jalan), sugeng midangetaken (selamat menikmati), atau juga bisa berarti "sehat" seperti saat bertanya atau menjawab kabar.

Contohnya nih:

"Pripun kabaripun?" Jawaban sopannya, "Sugeng. Alhamdulillah."

Begitupula saat bertanya pada orang yang lebih tua, bisa menggunakan, "Sugeng, Bu/Pak?" yang walau hanya satu kata bisa berarti "Bagaimana kabarnya, Bu/Pak? Sehat-sehat saja kan?"

Sementara itu, kata "riyadin" adalah bentuk halus dari kata "riyoyo" alias hari raya. Jadi sampai sini udah jelaskan artinya gimana gengs.

Kenapa jadi nama orang?

Kalau kata orang, nama itu adalah perwujutan dari sebuah doa, jadi wajar dong ada orang jawa yang selalu memberi namanya Sugeng dan Riyadi?

Menurut penjelasan Gericke dan Roorda (1901:s.v.) kata yang baku adalah riyaya atau riaya. Kata riyadin adalah sebuah varian.

Kemungkinan besar kata ini diserap dari frasa bahasa Melayu "hari raya". Jadi demikianlah keadaannya.

Baru kemudian di Tanah Jawa kata riyadi dijadikan nama orang. Bahkan juga untuk orang non-Muslim seperti Pahlawan Nasional Slamet Riyadi.

Nah jadi itulah penjelasan soal kata Sugeng Riyadi dan juga sekaligus udah membahas tentang sejarahnya gengs. Jadi sudah nggak heran kan kalau orang Jawa sering ucapkan Sugeng Riyadi saat Lebaran?

ADS VOI