Bagikan:

JAKARTA - Pasar mobil baru mengalami kelesuan pada 2025, tapi Auto2000 mampu memetik hasil manis di tahun lalu. Permintaan kendaraan roda empat anyar di seluruh dealer Auto2000, diklaim cukup tinggi sepanjang 2025.

“Market memang mengalami koreksi, tetapi kami masih bisa bersyukur dengan kondisi yang tidak mudah, kita bisa melakukan penjualan yang cukup baik,” ungkap CEO Auto2000 Anton Jimmy Suwandi di Jakarta Barat, Rabu, 4 Februari.

Kemudian Anton menuturkan, Auto2000 membukukan penjualan lebih dari 106 ribu unit pada tahun lalu. Dari angka tersebut, permintaan mobil Toyota di seluruh dealer mereka bertumbuh 41 persen dari pencapaian di tahun sebelumnya.

Di sisi lain, bisnis Auto2000 masih tertolong dari layanan purna jual yang mengalami peningkatan di 2025. Menurut data dihimpun, ada 2,1 juta kendaraan roda empat melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Auto2000.

"Service mobil cukup luar biasa. Kita bisa meningkatkan layanan hingga 2,1 juta unit. Jadi bila di rata-rata perbulan sekitar 170 ribu unit. Dari unit masuk yang service, kira-kira berkontribusi 43 persen ke Toyota," ujar Anton.

"Tahun lalu kita juga menambah fasilitas kita di Soreang. Jadi saat ini kita memiliki 178 titik lokasi Auto2000 di seluruh Indonesia dari sebelumnya 177," lanjutnya.

Respons positif juga datang dari layanan THS, Auto2000 Home Service. Dengan 524 armada, layanan servis berkala dan perbaikan ringan ini berhasil melayani lebih dari 500 ribu unit kendaraan sepanjang 2025, menjangkau pelanggan hingga ke berbagai daerah.

Di sisi digital, Auto2000 mengembangkan ekosistem terintegrasi lewat Digiroom. Auto2000 Digiroom dikembangkan sebagai aplikasi yang terintegrasi secara online dan offline untuk memberikan pelayanan yang holistik, personal, dan lengkap. Hingga akhir 2025, Digiroom mencatat lebih dari 16,8 juta kunjungan dan 530 ribu unduhan aplikasi.

Sementara itu, guna memanjakan konsumennya, Auto2000 kini membuka kedai kopi, yang kini sudah mereka terapkan di salah satu gerai mereka di Puri Kembangan, Jakarta Barat. Selain itu, mereka juga akan memasarkan Toyota New Veloz Hybrid EV, yang akan diluncurkan ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

“Saya rasa bagus responsnya. Konsumen sebenarnya ingin test drive dulu sebelum booking. Tapi meskipun tanpa test drive, kami sudah mendapatkan lebih dari 2.000 SPK (Veloz Hybrid). Mudah-mudahan setelah launching resmi dan nantinya akan ada region launching, mudah-mudahan akan bertambah terus,” pungkas Anton.