JAKARTA - Mobil dengan powertrain hybrid semakin diminati di pasar otomotif nasional, dan Motul Indonesia melihat peluang tersebut dengan siap melakukan penetrasi di segmen roda empat itu.
Managing Director Motul Indonesia, Welmart Purba, mengatakan hampir semua pemain besar otomotif sudah bermain di segmen hybrid, dan 2-3 tahun ke depan pasti pertumbuhannya akan besar.
"Subsidi mobil listrik kan sudah di setop, (diperkirakan) EV akan melambat dan (mobil) hybrid akan menjadi booming. Jadi Motul akan fokus juga bermain di segmen hybrid (roda empat)," katanya, saat ditemui di kawasan Jakarta, Kamis, 19 Desember.
Merek pelumas asal Prancis ini siap meluncurkan berbagai produk mulai dari oli mesin dengan beberapa pilihan viskositas, sampai beberapa hal lainya seperti minyak rem dan masih banyak lagi.
"Motul sudah siap semua produk line up, baik oli mesin New Generation," tambahnya.
BACA JUGA:
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa produk tersebut sudah siap dipasarkan. Saat ini, Motul hanya menunggu proses administrasi berupa Nomor Pelumas Terdaftar (NPT).
"Produknya sudah ada dan siap, tinggal nunggu NPT. Mungkin Januari atau Februari kita akan launching," paparnya.
Namun ia tak merinci detail terkait produk tersebut, tapi dipastikan pelumas hybrid Motul memiliki perbedaan dibandingkan pelumas untuk mesin pembakaran internal konvensional.
"Sedikit banyak ada perbedaan komposisinya. Contohnya volume ruang mesinnya yang lebih kecil, berarti kan tidak perlu lagi besar. Artinya membutuhkan viskositas yang lebih kecil, karena sudah berbagi dengan baterai," pungkasnya.