JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), memiliki cara tersendiri untuk peningkatan kualitas pendidikan di tanah air.
Salah satunya dengan mendonasikan satu unit Mitsubishi Fuso Fighter sebagai kendaraan praktik ke SMK Negeri 3 Ambon, Maluku. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis bersama beberapa petinggi perusahaan.
Presiden Direktur PT KTB, Daisuke Okamoto, mengungkapkan, donasi ini merupakan bentuk kontribusi nyata KTB untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan.
"Karena kami meyakini bahwa pendidikan adalah kunci untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang akan menjadi motor utama laju industri di Indonesia di masa depan. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan KTB yaitu untuk tumbuh bersama dengan konsumen dan masyarakat Indonesia menuju hidup yang lebih baik," katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat, 12 Desember.
BACA JUGA:
Donasi kepada SMK Negeri 3 Ambon ini menjadi donasi ketiga dalam rangkaian donasi truk yang dijalankan oleh PT KTB selama tahun fiskal 2025. Sebelumnya, penyerahan donasi kendaraan praktik telah dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2025 bertempat di SMK PGRI 2 Badung, Bali.
Pemberian donasi ini adalah salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dari PT KTB yang dilakukan di bawah program tahunan yaitu KTB FUSO Vocational Education Program (KTB FUSO VEP).
Program yang sudah berlangsung sejak tahun 2017 ini dijalankan dalam beberapa bentuk kegiatan, antara lain pelatihan otomotif bersertifikat bagi guru dan siswa SMK, donasi peralatan pendukung pendidikan, serta seminar soft skill untuk mempersiapkan para siswa sebelum memasuki dunia industri.
Direktur Divisi Administration & HR PT KTB, Prasetio Hartono, mengatakan, perusahaan merasa perlu berkontribusi aktif dalam pemerataan akses pengetahuan terkait teknologi otomotif terkini ke berbagai penjuru di Indonesia.
"Oleh karena itu, KTB ingin menyebarkan dampak positif dari KTB FUSO VEP seluas mungkin ke beberapa penerima manfaat di wilayah Indonesia tengah dan timur sebagai titik pencapaian baru dalam momentum 55 tahun eksistensi KTB," ungkap Prasetio