JAKARTA - XPeng, salah satu raksasa kendaraan listrik (EV) China, hari ini mengumumkan pencapaian yang menandai lonjakan luar biasa dalam skala manufaktur mereka.
Pada pembukaan Auto Guangzhou 2025 (21 November), perusahaan tersebut resmi memproduksi kendaraan ke-1 juta mereka.
CEO XPeng, He Xiaopeng, menyoroti akselerasi masif yang dicapai perusahaan. Untuk membangun 500.000 mobil pertama, XPeng membutuhkan waktu 82 bulan. Namun, untuk mencapai angka 1 juta (setengah juta unit berikutnya), mereka hanya butuh 14 bulan!
Mobil yang didapuk sebagai unit bersejarah ke-1 juta adalah XPeng X9 EREV, yang baru saja diluncurkan pada malam sebelumnya. Popularitas X9 langsung meledak di pasar, mencatat pre-order yang melampaui rekor sehari penuh sebelumnya, hanya dalam waktu satu jam peluncuran. Menariknya, 79 persen pelanggan memilih varian Ultra.
Peta Jalan Robot dan Mobil Terbang

Dilansir dari ChinaEVHome, Jumat, 21 November, pencapaian 1 juta unit hanyalah pembuka. XPeng juga memamerkan peta jalan teknologi pintar yang sangat ambisius untuk masa depan:
Robotaxi (Taksi Otonom): XPeng berencana meluncurkan tiga model Robotaxi dan memulai operasi percontohan (pilot operations) pada tahun 2026.
Kendaraan Terbang: Pengiriman massal kendaraan terbang perusahaan, yang dijuluki "Land Aircraft Carrier", juga dijadwalkan pada tahun 2026.
Robot Humanoid IRON: Generasi berikutnya dari robot humanoid IRON ditargetkan untuk produksi massal pada akhir 2026. Ambisi jangka panjangnya adalah menjual lebih dari 1 juta unit per tahun pada tahun 2030, dengan harga yang mendekati level otomotif.

BACA JUGA:
Banjir Model Baru dan Dominasi Dual-Power
Untuk memperkuat dominasi pasar, XPeng telah menyusun strategi produk agresif untuk tahun 2026 di mana bakal meluncurkan tujuh model dual-power. Tiga di antaranya adalah kendaraan Kunpeng Super EREV yang diposisikan untuk segmen EV jarak jauh dengan fitur pengisian daya ultra-cepat 5C.
Lalu, Arsitektur VLA generasi kedua akan sepenuhnya diterapkan pada model Ultra pada kuartal pertama 2026, dan diperluas ke model Max pada tahun yang sama.
Selaanjutnya, untuk ekspansi global disebut ada tiga model baru dirancang khusus untuk pasar luar negeri tahun depan, sementara XPeng P7+ dijadwalkan debut internasional pada Januari 2026. Perusahaan juga akan berekspansi ke segmen SUV kompak dan mid-size.
Data menunjukkan bahwa XPeng terus mencatat pertumbuhan kuat, menjadikannya salah satu dari enam merek EV global teratas berdasarkan penjualan model pada tahun 2025.
Hingga Oktober 2025, XPeng telah mengirimkan 355.209 kendaraan di pasar domestik (naik 190 persen YoY) dan 34.712 unit di pasar luar negeri (naik 106,7 persen).
Jaringan penjualan dan layanan XPeng kini menjangkau 52 negara dan wilayah, didukung oleh jaringan pengisian daya global yang membentang lebih dari 2,58 juta charger di 31 negara. Ini membuktikan bahwa momentum XPeng tidak hanya ada di jalur produksi, tetapi juga di jalur ekspansi global.