JAKARTA - Volvo dikenal sebagai "The Seatbelt Pioneer" (Pelopor Sabuk Pengaman), merujuk pada peran inovatif perusahaan otomotif Swedia ini dalam mengembangkan dan mempopulerkan sabuk pengaman tiga titik modern, yang menjadi standar keselamatan di seluruh dunia. Warisan Volvo dalam bidang keselamatan kendaraan sejak tahun 1959 telah menyelamatkan jutaan nyawa.
Kini, sebagai pengingat meski sebagai pelopor keselamatan, Volvo pun bisa juga salah. Buktinya Volvo menarik kembali lebih dari 1.300 kendaraan di Amerika Serikat karena kerusakan pada retraktor sabuk pengaman tertentu.
Berdasarkan laporan dari Carscoops, dikutip, Rabu, 17 September, perusahaan menjelaskan bahwa beberapa model dilengkapi dengan retraktor sabuk pengaman yang memiliki batang torsi yang rusak.
Merek satu ini mengungkapkan bahwa jika batang torsi rusak saat terjadi kecelakaan, dan sabuk di area bahu dapat terulur tak terkendali. Hal itu dapat mengurangi kemampuannya untuk menahan penumpang dan meningkatkan risiko cedera.
Volvo telah mengaitkan masalah ini dengan salah satu sub-pemasoknya, menjelaskan bahwa batang torsi mungkin telah rusak ketika sebuah komponen macet selama produksi. Produsen mobil tersebut menekankan bahwa kesalahan terletak pada proses manufaktur pemasok, bukan pada perakitannya sendiri.
BACA JUGA:
Total ada 1.355 kendaraan Volvo yang terdampak dalam recall ini. Termasuk 407 unit XC90 2026 yang diproduksi antara 18 Juni 2025 dan 2 Juli 2025. Lalu ada 914 unit XC60 2026 yang diproduksi antara 23 Juni 2025 dan 9 Juli.
Tak hanya dua model di atas yang terdampak, ada juga 16 model V90 CC yang diproduksi antara 19 Juni hingga 10 Juli 2025, ada juga 18 V60 CC yang diproduksi antara 2 Juli 2025 dan 4 Juli 2025 juga terdampak .
Volvo belum menyatakan apakah mereka mengetahui adanya cedera terkait masalah sabuk pengaman.
Langkah yang dilakukan merek tersebut di mana akan memberitahu pemilik tentang penarikan kembali mulai 30 Oktober, dan dealer telah diinstruksikan untuk mengganti sabuk pengaman depan yang berpotensi terdampak, baik di sisi kiri maupun kanan.