Bagikan:

JAKARTA - Xiaomi raksasa teknologi yang kini turut ambil bagian di segmen kendaraan ramah lingkungan mulai mengirimkan mobil listrik SUV YU7 ke konsumen di China.

Mengutip dari laman Carnewschina, Senin, 7 Juli, mobil yang cukup menuai kesuksesan dengan pesanan 300 ribu unit dalam waktu 72 jam sejak peluncuran, waktu tunggunya (inden) tergolong cukup lama yakni kisaran 45-62 minggu.

Gelombang pertama pengiriman dimulai pada tanggal 6 Juli, dimana dikirim untuk pelanggan yang memesan mobil tersebut dengan uang muka 20.000 yuan atau kisaran Rp45 juta, dan menjadi pemesan pertama setelah mobil tersebut diluncurkan.

Merek asal China ini membagi dua kelompok dalam hal pengiriman pertama, mulai dari penggemar yang mencari performa hingga wanita dan pekerja yang membeli mobil listrik tersebut sebagai kendaraan sehari-hari.

Pendiri sekaligus CEO Xiaomi Auto Lei Jun turut serta dalam seremoni penyerahan batch pertama. Ia berfoto dengan para pemilik dan mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka secara langsung. Sayangnya, tak ada informasi detail berapa unit mobil tersebut yang dikirim dalam gelombang pertama.

Lebih dekat dengan Xiaomi YU7, mobil tersebut menyasar segmen SUV dengan tampilan yang ramping. Dimensinya, memiliki panjang 4.999 mm, lebar 1.996 mm dan tinggi 1.608 mm serta jarak sumbu roda mencapai 3.000 mm.

Masuk ke dalam kabin, mobil ini hadir dengan konsol tengah layar sentuh 16,1 inci dengan tujuan secara keseluruhan untuk menciptakan pengalaman mewah.

Varian Standar sebagai pilihan pemula bisa mencapai jarak hingga 835 km menurut standar CLTC, terbaik di kelas SUV listrik menengah ke atas. Untuk varian AWD, jarak tempuhnya mencapai 770 km CLTC, melampaui mobil listrik penggerak empat roda di kelasnya.