Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan otomotif dari Jerman, Audi AG mengumumkan hasil penjualan global kuartal pertama tahun 2025 terdiri dari merek Audi, Lamborghini, Bentley, serta motor Ducati.

Selama periode tersebut, grup satu ini berhasil mengirimkan sebanyak 388.756 unit (turun 3,3 persen) untuk merek Audi, Lamborghini, dan Bentley di seluruh dunia serta motor Ducati.

CEO Audi AG, Gernot Dollner mengatakan hasil di tiga bulan pertama tersebut mempertegas komitmen pihaknya untuk segera meningkatkan produktivitas serta mengharapkan sejumlah model di masa depan dapat menaikkan jumlah penjualan dalam beberapa periode mendatang.

"Tahun ini akan terus menjadi tahun yang penuh tantangan karena kondisi ekonomi global. Namun, Audi telah mulai menjalankan strateginya dan berhasil mewujudkannya. Inisiatif model kami kini, selangkah demi selangkah, memasuki pasar global," kata Dollner dikutip dari laman resmi Audi AG, Selasa, 6 Mei.

Dari keseluruhan jumlah yang diungkap, brand seperti Bentley turut menyumbang penjualan hingga 2.388 unit dan diikuti Lamborghini berjumlah 2.967 unit dalam penjualannya secara global. Lalu, Ducati mencatatkan pengiriman 11.947 unit sepeda motor atau turun 3,5 persen dari periode yang sama tahun lalu yang mencatat 12.378 unit pengiriman.

Sementara itu, khusus brand Audi telah mengirimkan sebanyak 112.707 unit di wilayah Eropa (kecuali Jerman) selama tiga bulan pertama atau turun 3 persen dari perolehan tahun lalu. Meskipun turun, pengiriman kendaraan listrik Audi naik secara signifikan hingga 50,4 persen atau berjumlah 112.707 unit selama Januari hingga Maret 2025 lalu.

Di rumah sendiri, Audi berhasil mengirimkan sebanyak 48.447 unit kendaraan dengan 8.640 unit di antaranya merupakan kendaraan listrik (EV) murni.

Berpindah ke wilayah Amerika Utara, pabrikan berlogo 'empat cincin' ini telah mendistribusikan sebanyak 48.599 unit ke pelanggan namun alami sedikit penurunan sebesar 2,1 persen.

Wilayah seperti China merupakan salah satu pasar terbesar yang sedang dijajaki oleh Audi dengan kantongi penjualan hingga 144.471 unit atau turun 7 persen dibandingkan perolehan tahun lalu pada periode yang sama.

Tentu perusahaan akan berusaha meningkatkan volume penjualan dengan menawarkan model seperti Audi A3 dan Audi A5 di beberapa pasar serta menambahkan dua mobil dari jajaran A6 pada Mei ini.

Untuk pasar China, Audi telah meluncurkan sejumlah model yang salah satunya ialah E5 Sportback. Ini adalah model produksi perdana di bawah brand kendaraan listrik 'AUDI' di negeri tirai bambu.

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan penurunan pengiriman secara keseluruhan sebesar 3,3 persen untuk merek Audi, Bentley, dan Lamborghini, serta penurunan 3,5 persen untuk Ducati, Audi Group menyatakan tetap optimis dengan proyeksi pendapatan tahun 2025 antara 67,5 hingga 72,5 miliar euro dan margin operasi antara 7 hingga 9 persen. Namun, perusahaan juga mewaspadai dampak tarif impor, terutama di Amerika Serikat, dan masih mengevaluasi implikasi finansial dari kesepakatan masa depan perusahaan.