Bagikan:

JAKARTA – Petinju kelas berat asal Selandia Baru, Joseph Parker, akhirnya bisa kembali naik ring setelah UK Antidoping (UKAD) mencabut skorsing sementara yang sempat membekukan kariernya.

Parker sebelumnya dinyatakan positif menggunakan kokain dalam tes antidoping yang dilakukan menyusul kekalahan KO pada ronde ke-11 menghadapi Fabio Wardley pada Oktober tahun lalu.

Hasil tes itu berasal dari pemeriksaan yang dilakukan Voluntary Antidoping Association (VADA).

Temuan itu membuat UKAD menjatuhkan skorsing sementara sambil melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejak awal proses berlangsung, Parker terus membantah melakukan pelanggaran dan meyakini dirinya akan bebas dari hukuman jangka panjang.

Keyakinan tersebut kini terbukti benar. Dalam sebuah pernyataan resminya, Parker mengonfirmasi bahwa skorsingnya telah dicabut dan ia bisa kembali bertanding.

"Saya senang mengonfirmasi bahwa skorsing sementara saya telah dicabut dan saya akan segera kembali ke ring," kata Parker dalam pernyataan yang dikutip sejumlah media, disitat dari TalkSport.

Pencabutan skorsing tersebut otomatis membuat karier Parker bisa kembali berjalan. Petinju berusia 34 tahun itu sudah hampir delapan bulan tidak bertanding, tetapi tetap menjaga kondisi fisiknya dengan menjalani latihan rutin.

Selama masa vakum, Parker bahkan menjadi bagian dari tim latihan Tyson Fury ketika mantan juara dunia kelas berat itu menghadapi Mariusz Wach di Max Muay Thai Stadium, Pattaya, Thailand, pada akhir Juli 2026.

Belum lama ini, Parker juga sempat mengunggah pesan di media sosial yang berisi ajakan kepada calon lawan untuk bertarung di Selandia Baru dalam waktu dekat, termasuk pemberitahuan yang mendadak.

"Saya disarankan untuk tidak menyampaikan lebih banyak hal untuk saat ini sampai seluruh detail proses ini benar-benar diselesaikan," ujarnya.

Setelah bebas dari skorsing, fokus Parker ialah kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar dunia kelas berat.

Parker sebenarnya tampil dominan dan berada di jalur kemenangan saat bersua dengan Fabio Wardley. Namun, petinju asal Ipswich, Inggris, itu mampu membalikkan keadaan dan menghentikan Parker pada ronde ke-11.

Kekalahan tersebut membuat Parker kehilangan status juara interim WBO yang telah dipertahankannya dalam beberapa pertarungan terakhir.

Situasi menjadi semakin pahit setelah Wardley kemudian diangkat menjadi juara dunia penuh usai Oleksandr Usyk melepaskan sabuk WBO.

Dalam waktu dekat, Parker diperkirakan akan menjalani beberapa laga pemanasan untuk mengembalikan ritme bertandingnya sebelum kembali memburu pertarungan perebutan gelar.

Saat ini, Parker masih menempati peringkat keenam WBO dan berpeluang kembali masuk dalam perebutan gelar juara dunia, termasuk membuka jalan menuju duel melawan juara bertahan Daniel Dubois seiring mulai terpecahnya sabuk-sabuk juara di divisi kelas berat.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+