JAKARTA - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama berhasil menorehkan sejarah di kancah balap dunia dengan meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil.
Keberhasilan yang raih Veda tidak terlepas dari proses pembinaan yang telah dijalani secara berjenjang sejak usia dini, termasuk pengalaman balap yang intens di Pertamina Mandalika International Circuit.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega Pratama di kancah internasional.
“Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 23 Maret.
Ia menambahkan, penguatan jalur pembinaan ini juga didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang, salah satunya melalui Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport sebagai platform strategis untuk menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.
"Selain menghadirkan ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang berkelanjutan," jelas Maya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional, termasuk melalui kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional yang telah menggelar berbagai ajang balap dunia sejak 2021, seperti MotoGP dan World Superbike.
Sementara itu, Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar menyampaikan, prestasi Veda menjadi bukti nyata pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global.
"Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia," ujarnya.
Ega juga dipastikan akan tampil di hadapan publik Tanah Air dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Kehadiran Veda di Mandalika Internasional Circuit pada ajang tersebut akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria mengatakan, podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit.
"Kami optimistis kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional," katanya.
Prestasi bersejarah yang diraih di Brasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia motorsport global.
"Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia optimistis akan terus melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional," tandas Ahmad.