JAKARTA – Petenis andalan Indonesia saat ini, Janice Tjen, belum memikirkan untuk berhenti memainkan nomor ganda putri agar bisa fokus di pertandingan sektor tunggal saja.
Janice mengatakan bahwa sejauh ini ia masih menikmati bermain di kedua nomor tersebut sehingga keputusan untuk meninggalkan salah satunya belum ia pikirkan sama sekali.
"Saya menikmati bermain ganda tentunya. Saya pikir saya akan mencoba bermain ganda kapan pun saya bisa. Tentunya harus cerdas dengan keputusan tentang apakah di suatu turnamen saya harus bermain ganda atau tidak," katanya.
Janice terhitung begitu memforsir tenaganya setelah ia memulai perjalanan kariernya di kalender WTA Tour sejak semester kedua tahun kemarin. Ia tercatat cukup sering bermain di tunggal dan ganda dalam satu turnamen.
BACA JUGA:
Pada tahun ini, petenis yang berusia 23 tahun tersebut bahkan sudah bermain di nomor ganda sebanyak enam kali dari tujuh turnamen yang telah diikuti. Ia turun dengan empat petenis berbeda.
Sebelumnya tahun lalu, Janice juga tercatat bermain ganda sebanyak lima kali (tiga WTA 250 dan sisnya WTA 125 atau Challengers). Hasilnya, ia bisa mendapat dua gelar WTA 250 dan satu gelar WTA 125.
"Saya pikir bermain ganda akan membantu saya menjadi pemain tenis yang lebih baik. Jadi, saya pikir saya mendapatkan banyak manfaat dari bermain ganda juga."
"Saya menikmatinya sehingga tidak ada alasan mengapa saya tidak harus bermain ganda," katanya.
Janice akan memainkan turnamen kedelapannya dalam kalender tahun ini di Indian Wells 2026, California, Amerika Serikat. Itu adalah ajang WTA 1000 keempat yang ia ikuti sejauh ini.
Hasil undian menempatkan Janice dalam posisi yang tidak begitu menguntungkan di Indian Wells 2026. Jika berhasil melewati babak pertama dan kedua maka ia kemungkinan akan bersua dengan pemain nomor satu dunia Aryan Sabalenka.
Dalam tujuh turnamen sebelum ke California, perjalanan terbaik Janice ialah mencapai babak ketiga di ajang Dubai Championship 2026 yang juga berlevel WTA 1000. Di sana, langkahnya dihentikan oleh unggulan kedua Amanda Anisimova dari Amerika Serikat.
Sebelum itu, ia tampil di WTA 1000 Qatar Open 2026 dan kandas di babak kedua, tumbang menghadapi mantan nomor satu dunia Iga Swiatek. Adapun debutanya di WTA 1000 terjadi di China Open tahun lalu, di mana ia kalah di babak pertama setelah memenangi dua laga kualifikasi.