Bagikan:

JAKARTA – Petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, memastikan ia tidak memiliki target spesifik di dalam ajang Indian Wells 2026 yang merupakan turnamen WTA 1000 keempat yang ia ikuti dalam perjalanan kariernya sejauh ini di kalender tur.

Turnamen bergengsi yang dikenal sebagai Grand Slam Kelima itu akan berlangsung pada 4–15 Maret 2026 di Indian Wells Tennis Garden, California, Amerika Serikat. Ini merupakan turnamen kedelapan Janice dalam kalender WTA Tour tahun ini.

"Pada setiap turnamen, saya tidak memiliki target spesifik tentang di mana saya harus mencapai atau semacamnya," ujar petenis berusia 23 tahun tersebut dalam konferensi pers daring dari Amerika Serikat.

Janice datang ke Indian Wells dengan peringkat yang sudah merosot tiga strip karena kekalahan di babak pertama Merida Open 2026 di Meksiko. Ia sebelumnya menghuni posisi ke-36 dunia, tetapi sekarang menempati posisi ke-39 WTA.

Petenis kelahiran Jakarta tersebut akan memulai perjuangan melawan petsnis asal Rumania, Jaqueline Cristian. Di atas kertas, keduanya diperkirakan memiliki kekuatan berimbang karena saat ini Jaqueline menghuni peringkat ke-35.

Janice mengatakan bahwa turnamen seperti Indian Wells tentu tidak akan mudah karena banyak pemain unggulan, tetapi ia akan memanfaatkan ajang ini untuk mengukur sejauh mana perkembangan di dalam permaianannya.

"Semua yang saya pikirkan di setiap turnamen yang saya mainkan ialah bagaimana saya bisa melakukan lebih baik dari turnamen sebelumnya, bagaimana saya bisa memamerkan hal-hal yang telah saya coba tingkatkan dan memberikan yang terbaik dari saya," ujar dia.

Hasil undian menempatkan Janice dalam posisi yang tidak begitu menguntungkan di Indian Wells 2026. Jika berhasil melewati babak pertama dan kedua maka ia kemungkinan akan bersua dengan pemain nomor satu dunia, Aryan Sabalenka.

Dalam tujuh turnamen sebelum ke California, perjalanan terbaik Janice ialah mencapai babak ketiga di ajang Dubai Championship 2026 yang juga berlevel WTA 1000. Di sana, langkahnya dihentikan oleh unggulan kedua Amanda Anisimova dari Amerika Serikat.

Sebelum itu, ia tampil di WTA 1000 Qatar Open 2026 dan kandas di babak kedua, tumbang menghadapi mantan nomor satu dunia Iga Swiatek. Adapun debutanya di WTA 1000 terjadi di China Open tahun lalu, di mana ia kalah di babak pertama setelah memenangi dua laga kualifikasi.