JAKARTA - Benfica telah mengajukan keluhan kepada UEFA yang menuduh gelandang Real Madrid, Fede Valverde, melakukan tindakan kekerasan selama pertandingan leg pertama playoff Liga Champions pada Rabu, 18 Februari 2026.
Real Madrid mengalahkan Benfica 1-0 di Estadio da Luz, dengan Vinicius Junior mencetak satu-satunya gol, sebelum pertandingan dihentikan selama 10 menit setelah sang penyerang mengklaim dirinya dilecehkan secara rasial oleh Gianluca Prestianni dari tim tuan rumah.
Kasus rasisme tersebut pun kini sedang dalam investigasi UEFA dan Gianluca Prestianni diskors untuk pertandingan leg kedua di Santiago Bernabeu pada Kamis, 26 Februari 2026.
BACA JUGA:
Alih-alih menyerah, Benfica ingin mengajukan banding. Tak hanya itu, tim asal Portugal tersebut juga mengadukan Real Madrid kepada UEFA terkait perilaku Valverde.
Valverde berbenturan tanpa bola dengan Samuel Dahl pada menit ke-83, dengan rekaman video menunjukkan sang gelandang tampak memukul bagian belakang kepala bek tersebut.
Wasit memberikan tendangan bebas kepada Benfica, tetapi tidak memberikan kartu kuning atau merah kepada Valverde. VAR pun tidak ikut campur.
UEFA mengonfirmasi kepada ESPN pada Jumat, 20 Februari 2026, bahwa mereka telah menerima keluhan atas insiden tersebut, yang akan dianalisis oleh badan disiplinnya.
Tampaknya, Benfica mencoba mengalihkan reaksi setelah leg pertama yang didominasi oleh tuduhan pelecehan rasis kepada Vinicius.
UEFA telah menunjuk seorang inspektur disiplin untuk menyelidiki tuduhan rasisme tersebut, tapi pengaduan soal Valverde belum ada informasi lebih lanjut.