Bagikan:

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan komitmen untuk ikut memperkuat kompetisi sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) yang diinisiasi oleh MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengatakan bahwa MilkLife Soccer Challenge merupakan ruang pembinaan positif yang melengkapi proses pendidikan karakter di luar ruangan kelas.

"Kami akan terus dukung agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta. Ini turnamen yang bisa menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama membina olahraga, baik berkolaborasi dengan Pemerintah maupun pihak swasta," ujar Ali.

Ali hadir dalam seremoni pembukaan MLSC Seri 2 Jakarta 2025–2026 yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026, di Kingkong Soccer Arena, Jakarta Timur. Seri lanjutan di Jakarta ini akan berlangsung hingga akhir pekan nanti.

Staf Khusus Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Diky Soemarno, yang turut hadir dalam seremoni pembukaan menyampaikan bahwa dukungan Pemprov DKI terhadap ajang seperti ini akan terus diperkuat.

"Kalau dukungan dari Pemprov DKI tentu sangat besar karena ini menjadi wadah pembibitan, terutama bagi atlet-atlet DKI. Kami memang punya ambisi besar terhadap olahraga, apalagi sepak bola," katanya.

MLSC Seri 2 Jakarta 2025–2026 akan diikuti oleh 2.319 siswi dari 128 madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar (SD). Jumlah tersebut terdiri dari 85 tim di kategori usia (KU) 10 tahun dan 123 tim di kelompok usia 12 tahun.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa turnamen ini kembali mencatatkan partisipasi yang signifikan. Ia menilai itu mencerminkan semakin kuatnya posisi turnamen ini sebagai platform pembinaan sepak bola putri usia dini.

"Kami melihat tingkat partisipasi yang sangat positif. Kami berharap seri ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam memperkuat keberlanjutan MilkLife Soccer Challenge di Jakarta pada penyelenggaraan berikutnya," ujar Teddy.

Tingginya jumlah peserta yang mendaftar di Jakarta membuat pihak penyelenggara menggelar babak kualifikasi MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Jakarta 2025–2026 dalam empat hari.

Pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, ikut menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan dan potensi besar sepak bola putri usia dini yang ia saksikan, baik dari dua seri sebelumnya hingga seri terbaru di Jakarta.

"Proses kualifikasi hingga babak knockout dan fase grup memberi kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim pelatih regional nantinya akan menyeleksi pemain-pemain potensial," kata Jacksen.

Rangkaian MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 akan berlangsung di total 12 kota penyelenggaraan. Setelah di Jakarta, ajang ini akan berlanjut ke Samarinda (23–26 April), Bekasi (28 April–3 Mei), Banjarmasin (30 April–3 Mei), Kudus dan Surabaya (12–17 Mei), serta Malang (19–24 Mei).