JAKARTA - Presiden Flamengo, Luiz Eduardo Baptista, mengungkapkan pihaknya belum memiliki kemampuan finansial untuk membujuk Vinicius Junior kembali ke klub.
Klub Brasil itu menjadi berita utama ketika merekrut mantan gelandangnya, Lucas Paqueta, pada Januari 2026 dengan biaya 42 juta euro, menjadikannya transfer termahal dalam sejarah sepak bola Amerika Utara dan Selatan.
Namun, membawa kembali Vinicius, yang meninggalkan Flamengo untuk Real Madrid pada 2018 dengan biaya yang dilaporkan sebesar 45 juta euro ialah masalah berbeda.
"Vini bukan kemungkinan bagi Flamengo. Saya yakin jika ada transfer yang melibatkan Vinicius Junior, itu akan menjadi transfer dengan gaji, berdasarkan nilai saat ini. Jauh lebih tinggi daripada yang kami pertimbangkan untuk Paqueta."
BACA JUGA:
"Kemungkinan itu tidak ada. Dia masih belum terjangkau oleh Flamengo. Belum. Flamengo belum bisa," kata Baptista kepada Diario AS.
Vinicius, 25 tahun, bulan lalu menegaskan kembali keinginannya untuk terus bermain di Real Madrid setelah tahun 2027, ketika kontraknya berakhir.
Namun, negosiasi untuk memperpanjang kontraknya saat ini telah terhenti.
Ditanya apakah ini memberi Flamengo secercah harapan bahwa penyerang Brasil itu dapat kembali ke klub, Baptista tampak antusias.
"Vinicius akan selalu diterima. Ketika dia datang ke Brasil, kami menyukai Vini. Namun, Vinicius ingin tetap di Eropa."
"Paqueta dan Vinicius berada pada titik yang berbeda dalam hidup mereka. Paqueta memiliki seseorang yang menunggunya di rumah setiap hari (di Brasil), dia memiliki keluarga."
"Vinicius tidak memiliki siapa pun yang menunggunya di rumah (karena dia bersama keluarganya di Madrid)," ujar Baptista.