Bagikan:

JAKARTA - Manajer interim Manchester United Michael Carrick mendapat pujian dari kapten Bruno Fernandes usai meraih kemenangan penting 2-0 atas Tottenham Hotspur di kompetisi Premier League Inggris. Hanya Carrick malah ingin pemain tetap fokus dan tak lengah pada laga berikutnya melawan West Ham United.

Euforia empat kemenangan berturut-turut tak berlangsung lama. Carrick memang ingin menghadirkan suka cita kepada suporter yang sudah lama menunggu kebangkitan Man Utd. Begitu menjadi manajer sementara, eks gelandang bertahan Man Utd ini membuktikan janjinya dengan membawa Red Devils meraih kemenangan.

Mereka sukses menghajar Manchester City 2-0 dalam Manchester Derby di Old Trafford. Bahkan Man Utd seharusnya menang 5-0 bila tiga gol tidak dianulir. Saat bertemu lawan berat yang juga pimpinan klasemen Arsenal, pasukan Carrick sama sekali tak diunggulkan.

Bahkan The Gunners yang memang tengah mencapai puncak performa diprediksi menang mudah karena bermain di kandang sendiri. Terlebih Arsenal menang 1-0 pada laga pertama Premier League di kandang Man Utd.

Namun Carrick membalikkan semua prediksi. Dengan memberi kebebasan kepada pemain dan mengatur strategi kapan menurunkan pemain kunci di saat yang tepat, Man Utd menang 3-2.

Gol penentuan dicetak Matheus Cunha yang masuk sebagai pemain pengganti. Dengan kondisi masih bugar, Cunha memang mengobrak-abrik pertahanan Arsenal sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menaklukkan kiper David Raya.

Saat menjamu Fulham, Casemiro dkk nyaris kehilangan momentum setelah kebobolan dua kali sehingga lawan bisa menyamakan skor menjadi 2-2. Namun muncul Benjamin Sesko yang juga menjadi pemain pengganti dan tendangannya yang terarah sukses membobol gawang The Cottagers dan Man Utd menang 3-2.

Terakhir, Carrick kian bersuka saat tim asuhannya membenamkan eks klubnya, Tottenham, dengan skor 2-0 dalam laga di Old Trafford, Sabtu, 7 Februari 2026 malam WIB.

“Saya tentu merasa senang. Kami datang ke stadion dan merasakan atmosfer dari suporter yang tengah bersuka. Saya senang karena membuat fans pulang dengan penuh kebahagiaan. Saya tahu ini sangat berarti bagi mereka. Kami menunjukkan penampilan yang bagus dan meraih hasil memuaskan,” kata Carrick seperti dikutip laman klub.

Carrick berharap suporter bisa masuk ke tempat kerja pada hari Senin dengan senyum lebar dan penuh suka cita karena tim kesayangan sudah mengamankan posisi di empat besar dan berpeluang kembali ke Liga Champions musim depan.

Namun ini tak berlaku bagi pemain. Carrick tak membiarkan pemain larut dalam euforia kemenangan karena kompetisi masih lama. Mereka hanya beristirahat sejenak dan kemudian menjalani pemulihan sebelum menghadapi tim London berikutnya, West Ham.

Meski sudah tersingkir di Carabao Cup dan Piala FA serta absen di Liga Champions maupun Liga Europa, namun Man Utd tetap melakoni laga dengan jadwal padat.

Mereka menyambangi markas The Hammers di Stadion London, Selasa malam waktu setempat atau Rabu, 11 Februari 2026 dini hari WIB.

“Kami sudah harus fokus pada laga berikutnya. Kami akan menghadapi laga besar berikutnya pada Selasa malam melawan West Ham. Jadi, kami beristirahat sejenak dan melakukan recovery. Saya berharap pemain sudah kembali bugar pada laga ini,” ucap dia.

Di laga kali ini, Man Utd sudah menempati posisi unggulan karena menghadapi lawan enteng. Ya, West Ham masih berkutat di papan bawah dan terancam turun kasta. Namun Carrick yang juga alumni akademi West Ham bersama eks bek Man Utd Rio Ferdinand dan Frank Lampard, eks gelandang Chelsea, tak lengah.

Man Utd yang kian tebal kepercayaan dirinya bisa kembali mengalami penurunan bila kehilangan poin. So, mereka berharap bisa meraih kemenangan kelima sekaligus membantu suporter memenuhi nazar memotong rambut bila Man Utd meraih lima kemenangan secara berturut-turut.

Keberhasilan Carrick meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan selama menangani Man Utd, termasuk tiga pertandingan pada 2021, menjadikan Fernandes, salah satu pemain senior memberi pujian. Sebelumnya, bek Lisandro Martinez sudah memberi apresiasi karena Carrick hanya punya waktu tiga hari mempersiapkan tim, tetapi Man Utd bisa mengalahkan Man City.

Tak hanya itu, Casemiro yang selama ditangani Carrick malah menunjukkan performa mengesankan pun tak segan mendukung sang manajer. Sikap mereka menunjukkan penerimaan terhadap Carrick yang sebelumnya diragukan mampu membawa Man Utd bangkit kembali. Bahkan mereka masih memberi dukungan kepada Ruben Amorim yang dipecat klub.

“Menurut saya ide Michael justru lebih tepat untuk diterapkan. Dia memberi tanggung jawab kepada pemain. Meski demikian, dia juga memberi kebebasan kepada kami selama di lapangan, termasuk saat kami harus mengambil keputusan di tengah pertandingan,” ujar Fernandes.

Fernandes menilai apa yang dilakukan Carrick justru membuat pemain lebih percaya diri dan bebas dalam berkreasi yang menjadikan mereka tetap tenang. Saat tim lawan bisa mencetak gol, pemain tidak lagi hilang fokus yang menjadikan mereka malah gagal memenangkan pertandingan.

Terbukti saat Arsenal dan Fulham bisa mengejar ketinggalan, Man Utd selalu bisa membalikkan keadaan. Termasuk Martinez membuat gol bunuh diri dan Arsenal unggul lebih dulu. Namun Man Utd seperti menunjukkan kematangan mental juara untuk mengejar ketinggalan gol.

“Dia selalu mengeluarkan kata-kata yang sangat positif. Saya yakin Michael bakal menjadi manajer yang hebat. Dan dia sudah menunjukkannya seperti hasil pertandingan terakhir,” kata Fernandes.

“Kami berharap bisa membantu dia lebih dari apa pun. Kami juga ingin menunjukkan bila kami memang pemain bagus. Itulah mengapa kami ada di Manchester United. Selain itu staf pelatih sangat bagus,” ujar dia yang menilai Carrick memang sangat memahami bagaimana tekanan berat di Man Utd. Dia sudah membuktikannya sebagai pemain dengan memberi lima trofi Liga Premier dan sekali trofi Liga Champions maupun Liga Europa.

“Menurut saya semua tahu bagaimana tekanan bermain di klub ini. Bila Anda tak memahaminya, maka Anda bisa mulai memahaminya secara cepat. Ini klub besar dan semua tahu bagaimana harapan tinggi yang menyertainya,” kata Fernandes lagi.

“Dan ini tak pernah berubah. Michael telah memenangkan banyak trofi di sini. Jadi dia tahu apa betapa itu [trofi juara] sangat berarti bagi fans dan klub,” ucapnya.