JAKARTA - Jose Mourinho mengatakan bahwa timnya, Benfica, akan berhadapan dengan raja Liga Champions setelah mendapatkan kesempatan tanding ulang melawan Real Madrid di babak playoff fase gugur.
Tim asal Portugal itu mengalahkan juara Eropa 15 kali tersebut pada tengah pekan kemarin dengan skor 4-2 di Estadio da Luz.
Kiper Antoliy Trubin mencetak gol sundulan yang menakjubkan pada menit ke-98 untuk membawa Benfica lolos ke playoff dengan menghuni peringkat terakhir, 24.
Meskipun unggul 3-2 sebelum gol tersebut, tim Mourinho akan tersingkir karena selisih gol. Untungnya, aksi Trubin membuat mereka terus melanjutkan perjalanan di Liga Champions.
BACA JUGA:
Bagi Real Madrid, kekalahan itu jelas mengejutkan. Selain itu, mereka terlempar dari delapan besar klasemen dan gagal lolos otomatis ke babak 16 besar.
Real Madrid turun dari posisi ketiga ke kesembilan di klasemen fase liga, memaksa mereka ke babak playoff fase gugur.
Namun, Los Blancos kembali bertemu Benfica untuk memperebutkan satu tiket ke babak 16 besar dengan laga dua leg.
"Kami hanya memiliki dua kemungkinan, Real Madrid atau Inter Madrid. Ujungnya, Kami mendapatkan sang raja. Beberapa hari yang lalu, ketika seorang pemain Real Madrid menawarkan kausnya kepada saya setelah pertandingan, saya bercanda menunjukkan kepada rekan-rekan setim saya simbol yang mereka kenakan di lengan mereka. Ada 15 (gelar)."
"Mereka adalah raja. Dengan segala maknanya. Ini bukan hanya sejarah. Kami akan bermain melawan, tentu saja, pesaing terbesar untuk memenangi turnamen ini."
"Namun, kami memiliki tiga pertandingan sebelum itu, Tondela, Santa Clara, dan Alverca, dan itulah yang harus kami fokuskan," kata Mourinho tentang pertemuannya dengan Real Madrid lagi.
Terlepas dari itu, Benfica saat ini berada di posisi ketiga di Liga Portugal (Primeira Liga), 10 poin di belakang pemimpin klasemen Porto.
Mereka akan menjamu Real Madrid di leg pertama pada 17 Februari 2026 sebelum bertandang untuk leg kedua delapan hari kemudian.