Bagikan:

JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berharap bisa mempertahankan momentum bagus yang ia miliki ketika tampil dalam turnamen Malaysia Open 2026 yang akan digelar dalam pekan ini.

Momentum yang dimaksud ialah penampilan bagus yang berhasil berbuah medali emas nomor perorangan dan beregu buat Indonesia dalam SEA Games 2025 akhir tahun kemarin di Thailand.

"Saya mau manfaatkan momentum dan momennya, semoga saya bisa mengeluarkan permainan terbaik. Tugas saya hanya berusaha, sisanya saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan," ujar dia.

Alwi langsung mendapat ujian berat pada laga debutnya di Malaysia Open 2026. Pebulu tangkis muda Indonesia itu akan menghadapi Alex Lanier yang berstatus unggulan di ajang berlevel Super 1000 BWF tersebut.

Walaupun bukan unggulan, Alwi memiliki catatan menang-kalah 2-1 melawan Lanier. Kemenangan pertama ia dapatkan dalam Kejuaraan Dunia Beregu Junior pada 2023.

Alwi kemudian kalah dari Lanier di Japan Open 2025 dengan skor 14-21, 15-21, dan 18-21. Ia lalu menang dalam pertemuan terakhir di French Open 2025, yang berakhir dengan skor 21-15 dan 21-16.

"Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Pasti ada target yang saya incar untuk ke depannya. Jadi, dalam turnamen pertama ini, semua orang mempunyai semangat yang baru, antusias yang baru, begitu pula saya," kata Alwi.

Indonesia total mengirim sembilan wakil ke ajang yang akan berlangsung pada 6–11 Januari 2026 itu. Dari tunggal putra, juara dunia junior 2023 tersebut turun bersama Jonatan Christie.

Dari tunggal putri, satu-satunya harapan Indonesia ada di pundak Putri Kusuma Wardani. Pebulu tangkis 23 tahun itu harus tampil sendiri karena Gregoria Mariska Tunjung masih belum fit dari masalah vertigo.

Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Untuk sektor ganda putri, Indonesia diwakili Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan sektor ganda campuran diisi oleh Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.