JAKARTA – Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani gagal memutus rekor buruk melawan pasangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang membuat mereka harus pulang di babak semifinal BWF World Tour Finals (WTF) 2025.
Usaha Sabar/Reza untuk memenangi pertandingan perdana melawan wakil Korea Selatan itu berakhir dengan kekalahan telak dua gim langsung 9-21 dan 11-21 di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, pada Sabtu, 20 Desember 2025, malam WIB.
"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Memang perjalanan kami di tahun ini sangat dinamis, naik turun, tetapi kami sangat bersyukur bisa melewatinya. Mudah-mudahan semua pembelajaran berharga di tahun ini bisa menjadi bekal yang baik untuk menghadapi tahun 2026 nanti," kata Sabar.
Ini merupakan kekalahan ketiga yang dialami oleh Sabar/Reza melawan Kim/Seo. Dua dari tiga kekalahan tersebut terjadi di dalam turnamen ini setelah sebelumnya mereka juga menyerah dua gim langsung saat bersua di babak penyisihan grup.
BACA JUGA:
Satu kekalahan lainnya juga terjadi dalam tahun ini, tepatnya di babak final Indonesia Open pada bulan Juni lalu. Ketika itu Sabar/Reza bisa memberikan perlawanan dalam pertandingan tiga gim terhadap pasangan nomor satu dunia itu.
"Ke depan, tentunya kami harus terus waspada karena di tahun 2026 nanti pasti akan banyak pemain-pemain muda yang bermunculan di level atas. Semoga kami bisa terus menjaga performa dan tetap konsisten," ujar Sabar.
Kegagalan Sabar/Reza menembus babak final otomatis membuat wakil Indonesia di dalam turnamen penutupan musim dengan total hadiah sebesar 3 juta dolar AS atau setara dengan Rp50 miliar tersebut habis.
Indonesia total memiliki lima wakil yang mendapat tiket lolos ke BWF World Tour Finals tahun ini. Akan tetapi, empat lainnya langsung pulang di babak penyisihan grup.
Mereka adalah tunggal putra Jonatan Christie, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Dari keempat wakil tersebut Jonatan Christie dan Fajar/Fikri bahkan tidak merasakan kemenangan sama sekali dari tiga pertandingan yang dimainkan di penyisihan grup.