JAKARTA - Manajer West Ham, Nuno Espirito Santo, membantah bahwa meninggalnya legenda klub, Billy Bonds, memengaruhi performa timnya saat kalah dari Liverpool pada Minggu, 30 November 2025. Hanya saja, ia mengakui bahwa hal itu memengaruhi suasana hati di dalam Stadion London.
Bonds--salah satu pemain terhebat West Ham sepanjang masa dan pencetak rekor penampilan terbanyak--meninggal dunia pada usia 79 tahun, Minggu, 30 November 2025, dengan beberapa penghormatan yang didedikasikan untuknya dilakukan sebelum pertandingan melawan Liverpool.
West Ham akhirnya kalah 0-2 dengan gol dari Alexander Isak dan Cody Gakpo yang memberi Liverpool kemenangan yang sangat dibutuhkan.
BACA JUGA:
Berita tragis itu menyebabkan suasana di dalam Stadion London menjadi suram, terutama di babak pertama. Namun, Nuno tidak yakin hal itu berdampak langsung pada performa para pemainnya.
"Ya, saya pikir kami semua merasakannya, dan terdampak oleh berita buruk yang kami terima. Billy Bonds ialah seseorang yang sangat berarti bagi kami sebagai klub, seorang pemain dengan hampir 800 penampilan, seseorang yang sangat berarti bagi para suporter kami."
"Saya rasa itu tidak memengaruhi tim, tetapi memengaruhi suasana hati kami secara umum. Kami ingin melakukan hal lain (penampilan) yang dapat menghormati kenangan Billy Bonds dengan cara yang lebih baik. Namun, sayangnya itu tidak terjadi," kata Nuno dalam konferensi pers selepas pertandingan.
Sementara itu, gelandang Lucas Paqueta diusir keluar lapangan dengan cara yang aneh setelah menerima dua kartu kuning berturut-turut karena protes keras.
Insiden itu terjadi saat West Ham masih tertinggal 0-1, tetapi Nuno menolak berkomentar apakah insiden itu merugikan timnya atau tidak.
"Sulit bermain melawan tim seperti Liverpool dengan satu pemain kurang. Saya tidak akan membahas lebih jauh. Saya ingin berbicara dengannya (Paqueta) terlebih dahulu, berbicara secara pribadi, dan mencoba memahami."
"Saya pikir tidak adil berkomentar tanpa kesempatan untuk berbicara dengannya," kata Nuno.