JAKARTA - Benjamin Sesko terpaksa ditarik keluar saat laga melawan Tottenham Hotspur pada 8 November 2025 karena cedera.
Cedera itu pun mengganggu jadwal sang penyerang di jeda internasional. Akibatnya, dia gagal membela Slovenia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Situasi tersebut membuat pelatih Slovenia, Matjaz Kek, mengecam Manchester United yang tidak memberi tahu tentang kondisi Sesko. Dia menilai The Red Devils tak menghormati Slovenia.
"Dengan segala hormat kepada klub hebat seperti Manchester United, kami belum menerima apa pun secara resmi, tidak ada dokumen (tentang cedera Sesko)."
"Kami tentu ingin mendapatkannya. Kami ingin tim medis kami juga memeriksanya. Dokter kami ahli di bidang ini."
"Kami tidak memiliki sembarang orang di posisi ini. Saya tidak bisa berkomentar, tentu saja, saya memiliki informasi tertentu. Saya juga sedang menghubungi Beni, tentu saja."
BACA JUGA:
"Saya tidak bisa mengatakan apa pun karena secara resmi, kami tidak tahu apa-apa. Manchester United belum menghubungi siapa pun dari kubu kami."
"Tentu saja, saya khawatir tentang pemain tersebut. Satu-satunya hal yang penting bagi saya ialah kesejahteraannya."
"Kami siap melakukan segalanya untuk itu. Kami tidak pernah mengirim siapa pun ke lapangan jika ada risiko sekecil apa pun."
"Namun, tim nasional ialah sesuatu yang sangat istimewa. Saya mengharapkan rasa hormat yang sebesar-besarnya dari semua orang."
"Slovenia pantas mendapatkannya meskipun di sisi lain ada kekuatan seperti Inggris dan sesuatu yang luar biasa seperti Liga Inggris."
"Lagi pula, sudah cukup lama sejak Inggris mengalahkan Slovenia dan hal itu menunjukkan sesuatu tentang kami," tutur Matjaz Kek.
Pemain berusia 22 tahun itu menjalani beberapa tes pada lututnya. Klub yakin ia terhindar dari cedera serius dan sang striker akan pulih dengan cepat.
Sekarang masih harus dilihat apakah Amorim akan mempertahankan Sesko dalam skuadnya pada pertandingan berikutnya setelah jeda internasional melawan Everton pada 24 November 2025.
Slovenia menghadapi dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa Sesko. Mereka menang 1-0 kontra Irlandia Utara dan dilumat Jerman 0-6.
Hasil itu membuat Slovenia harus berjuang ke Piala Dunia 2026 melalui playoff karena hanya finis di peringkat kedua Grup A di bawah Jerman.