JAKARTA - Pemegang tiket Piala Dunia 2026 akan mendapatkan wawancara visa prioritas sebelum tiba di Amerika Serikat untuk menyaksikan turnamen tersebut.
Pengumuman ini disampaikan pada Senin, 17 November 2025, dini hari WIB, setelah pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Satuan Tugas Gedung Putih, dan Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sistem Penjadwalan Janji Temu Prioritas FIFA atau FIFA PASS bertujuan untuk membantu pemerintahan Trump menyeimbangkan sistem imigrasi yang ketat sekaligus memastikan bahwa pengunjung turnamen sepak bola dunia ini dapat memasuki Amerika Serikat tanpa masalah.
BACA JUGA:
"Amerika Serikat menyambut dunia. Kami selalu mengatakan bahwa ini akan menjadi Piala Dunia terhebat dan paling inklusif dalam sejarah."
"Layanan FIFA PASS ialah contoh nyata dari hal tersebut," kata Infantino dalam sebuah pernyataan dilansir ESPN.
Sebelas kota di Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah 78 pertandingan selama turnamen yang diikuti 48 tim tersebut. Sementara tiga kota di Meksiko dan dua kota di Kanada juga akan menjadi tuan rumah pertandingan.
Beberapa minggu setelah tiket mulai dijual pada Oktober 2025, FIFA mengumumkan bahwa penjualan tiket telah melampaui 1 juta tiket.
Mereka juga mengumumkan bahwa tahap kedua penjualan telah dimulai pada akhir Oktober 2025 untuk satu juta tiket berikutnya.
Tim-tim dari seluruh dunia berada di tahap akhir kualifikasi untuk melengkapi 48 tim yang tersisa, termasuk tuan rumah AS, Meksiko, dan Kanada telah memastikan tempat.
Pengundian babak grup akan dilaksanakan pada 5 Desember 2025.
Trump mengatakan ia sangat menganjurkan para pelancong Piala Dunia 2026 ke Amerika Serikat untuk mengajukan visa segera.