Bagikan:

JAKARTA - Qatar dan Arab Saudi sama-sama memastikan tempat di Piala Dunia 2026 pada Rabu, 14 Oktober 2025, malam waktu setempat.

Qatar mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) 2-1 dan Arab Saudi bermain seri 0-0 kontra Irak. Hasil itu memastikan mereka menjadi juga masing-masing grup di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ini menandai pertama kalinya Qatar, yang kalah di ketiga pertandingan penyisihan grup saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, lolos melalui kualifikasi.

Arab Saudi, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, akan tampil untuk ketujuh kalinya musim panas mendatang di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

"Ini luar biasa, hari yang luar biasa," ujar pelatih Qatar Julen Lopetegui kepada beIN Sports.

Lopetegui kini mendapatkan kesempatan lain untuk melatih di Piala Dunia usai ia dipecat oleh Spanyol hanya dua hari sebelum dimulainya turnamen terakbar sejagat pada 2018.

"Bagi saya, ini adalah salah satu hari terbaik dalam karier saya. Hari ini saya pikir merupakan satu pencapaian besar yang harus kita nikmati," kata Lopetegui.

Kemenangan ini menempatkan Qatar di puncak Grup A, mengungguli UEA yang berada di posisi kedua. Sementara Oman tersingkir setelah finis di posisi ketiga grup.

Di Grup B, Arab Saudi menjalani partai menegangkan. Menghadapi Timnas Indonesia pada partai pembuka, The Green Falcons berhasil menang dramatis 3-1.

Menariknya, Irak berhasil mengalahkan Indonesia 1-0 sehingga memiliki poin sama dengan Arab Saudi. Tak heran, duel Arab Saudi vs Irak pun jadi penentu.

The Green Falcons hanya butuh hasil seri berapa pun karena sudah unggul dalam aturan tiebreakers atas Irak. Ujungnya, laga Arab Saudi vs Irak pun berakhir tanpa gol sehingga memuluskan pasukan Herve Renard melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Irak mengakhiri Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebagai runner-up dan akan mencoba peruntungan mendapatkan tiket ke Amerika Utara melalui Putaran Kelima.

Hanya saja, perjalanan panjang akan dilalui Irak. Mereka harus berjumpa dulu Uni Emirat Arab pada Putaran Kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 dalam pertandingan dua leg, 13 dan 18 November 2025.

Pemenang laga tersebut akan mewakili Asia (AFC) untuk bertarung memperebutkan satu tiket melalui Playoff Interkonfederasi.

Pada Playoff Interkonfederasi, sati wakil Asia akan bertarung dangan satu wakil Afrika (CAF), dua negara dari Concacaf, satu wakil Conmebol, dan satu negara dari OFC.

Irak berusaha memenangi satu tiket tersisa itu untuk kembali ke Piala Dunia sejak terakhir kali pada edisi 1986.

Sementara itu, lolosnya Arab Saudi dan Qatar ke Piala Dunia 2026 sudah diprediksi sebelum Putaran Keempat dimulai.

Bahkan banyak pihak menyebut dua negara itu tengah menjadi anak emas FIFA. Bukan tanpa sebab label tersebut menggema.

Dari pemilihan sebagai tuan rumah Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, penunjukan wasit, hingga pengaturan jadwal pertandingan pun sudah menguntungkan Qatar dan Arab Saudi.

Timnas Indonesia menjadi tim yang paling vokal melihat ketidakadilan tersebut. Bahkan, PSSI melayangkan nota protes kepada FIFA dan AFC untuk meminta wasit yang memimpin laga Skuad Garuda vs Arab Saudi berasal dari wilayah netral.

Namun, FIFA dan AFC tak mengindahkan. Mereka tetap menugaskan wasit asal Kuwait untuk menjadi pengadil laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi.

Selain itu, soal jadwal pertandingan, Arab Saudi dan Qatar punya waktu jeda lebih banyak dari tim-tim lain di grup.

Arab Saudi punya jeda sekitar lima hari setelah lawan Timnas Indonesia untuk kemudian menghadapi Irak di laga terakhir.

Begitu juga Qatar yang memainkan laga pertama melawan Oman lalu lima hari berselang menghadapi Uni Emirat Arab.

Sementara tim-tim lainnya harus menerima punya jeda hanya tiga hari kurang antarpertandingan.