JAKARTA - Transfer Marc Guehi ke Liverpool dibatalkan Crystal Palace pada hari terakhir bursa transfer, Senin, 1 September 2025, waktu setempat.
Kegagalan The Reds merekrut bek tengah sebetulnya ada sisi positifnya, terutama bagi kapten Virgil van Dijk.
Pemain asal Belanda itu tidak ingin Joe Gomez, tandemnya di jantung pertahanan Liverpool, pergi seiring kedatangan Guehi.
Sejak hari-hari penuh pemberitaan tentang pendekatan Liverpool kepada Guehi, Van Dijk sudah menegaskan bahwa dia tak akan membiarkan Joe Gomez hengkang.
"Itu pertanyaan yang sangat bagus, karena ketika dia masuk dalam situasi pribadinya saat ini, dia luar biasa."
BACA JUGA:
"Tentu saja saya sering berbicara dengannya. Jadi, saya tahu (waktu) itu tidak mudah, tetapi itu menunjukkan banyak hal tentang dirinya sebagai pribadi, sebagai pemain, hanya apresiasi."
"Dia teman baik saya. Mari kita lihat, semoga dia bisa berbuat lebih banyak untuk kami musim ini. Dia teman saya, tentu saja saya ingin dia bertahan," kata Van Dijk soal Joe Gomez.
Setelah gagal merekrut Marc Guehi, Arne Slot jelas tak akan membiarkan Joe Gomez yang sejauh ini menjadi pelapis penting di lini pertahanan.
Liverpool sedang krisis pemain belakang setelah Jeremie Frimpong mengalami cedera. Pada laga melawan Arsenal, Minggu, 31 Agustus 2025, Arne Slot bahkan memaksa Dominik Szoboszlai sebagai bek kanan.
"Saya memang bukan bosnya. Ini bukan bisnis yang bersahabat. Ini dunia yang paling tinggi yang kita tinggali."
"Mari kita lihat apa yang terjadi. Tentu saja saya ingin dia bertahan, sebagai teman dan sebagai pemain," tutur Van Dijk lagi.
Sebelumnya ada dua klub yang serius mendatangkan Joe Gomez, yaitu AC Milan dan Tottenham Hotspur. Namun, kesepakatan gagal terwujud hingga hari terakhir bursa.