Bagikan:

JAKARTA – SDN Kalirungkut I/264 dominan dan berhasil memborong semua gelar, masing-masing dari kelompok umur (KU) 12 tahun dan KU-10, di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 1 2025-2026.

MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 1 2025-2026 yang berlangsung selama lima hari di Stadion Brawijaya dan Stadion Bogowonto, menyelesaikan partai puncaknya pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Dari kategori KU 12, SDN Kalirungkut I/264 sukses mempertahankan gelar juara usai menekuk SDN Manukan Kulon II/499 B dengan skor akhir 4-1. Sebelumnya tim asuhan Raedi Januar itu meraih podium tertinggi di MilkLife Soccer Challenge Surabaya 2025 pada Februari lalu.

Di lain sisi, tim KU-10 mengangkat gelar usai mengukir kemenangan melawan SDN Ngagel Rejo I/396. Di laga pemungkas KU-10, SDN Kalirungkut I/264 sukses mencatatkan empat gol tanpa balas ke gawang lawan.

Ini merupakan kemenangan pertama bagi tim KU-10 SDN Kalirungkut I/264 di MilkLife Soccer Challenge Surabaya. Sebelumnya, pada Februari 2025, mereka harus puas di posisi runner-up.

MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025-2026 tercatat diikuti oleh 1.662 siswi dari 79 madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar (SD) dari Kota Surabaya dan sekitarnya.

Mereka terbagi dalam 88 tim KU-12 dan 64 tim KU-10 untuk unjuk kebolehan mengolah mengolah bola dalam turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, memberi dukungan penuh penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2025-2026. Ia menilai bahwa olahraga seperti sepak bola juga berpengaruh terhadap pengembangan talenta para siswi.

"Harapannya dari hari ini mereka bisa bercerita pengalaman mereka mengikuti turnamen sehingga dapat dicontoh dan berimbas pada sekolah lain," katanya. 

Sementara itu, pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge Surabaya, Sai Dong, menyebut kualitas peserta MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025-2026 mengalami peningkatan, baik secara tim maupun individu.

"Saya rasa ajang ini memiliki dampak yang sangat kuat dalam ekosistem sepak bola putri Indonesia mulai dari mengenalkan dunia sepak bola dari usia sangat dini di KU-8 hingga penyelenggaraan turnamen yang berjenjang dan berkelanjutan," ujar dia.

Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Edi Supriyanto, mengatakan penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2025-2026 merupakan komitmen untuk terus menjaga pertumbuhan ekosistem sepak bola putri secara berjenjang dan berkelanjutan.

"Untuk lebih meningkatkan kualitas kemampuan pesepak bola putri belia ini, kami berencana menyelenggarakan liga antar-SSB di Surabaya yakni Hydroplus Soccer League U-14 agar ekosistem pembinaan sepak bola putri juga berjalan di tingkat selanjutnya," kata Edi.

Pada MLSC Surabaya Seri 1 2025-2026, terdapat lima SSB yang membuka pendaftaran secara langsung untuk para peserta, yakni Meta Football, Bina Yunior Surabaya FC, Haggana FC Surabaya, Bintang Derma FC dan Satria Muda Dewi.