JAKARTA - Manchester United sudah tak punya alasan lagi untuk tampil melempem pada musim 2025/2026. Mereka sudah disokong penuh untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris dan Eropa setelah klub membuka pusat latihan baru senilai 50 juta pound.
Gedung tim utama di Carrington dibuka kembali pada Jumat, 8 Agustus 2025, setelah proyek selama setahun yang diprakarsai oleh salah satu pemiliknya, Sir Jim Ratcliffe, selesai.
Berbicara saat pembukaan, Ratcliffe menyamakan fasilitas lama itu dengan rumah sakit. Pria berusia 72 tahun itu menyebut pusat latihan baru itu kelas dunia.
Salah satu pemain The Red Devils, Diogo Dalot, pun ikut berkomentar soal pusat latihan baru itu. Ia menegaskan sekarang giliran para pemain untuk menunjukkan performa yang setara.
"Saya pikir akhirnya kami mencapai level yang pantas untuk klub ini. Sekarang giliran kami, di lapangan, untuk juga menyamai standar itu."
BACA JUGA:
"Jika kita berbicara tentang klub seperti Manchester United, kami seharusnya memiliki fasilitas terbaik di dunia."
"Hal terpenting yang paling saya sukai ialah sekarang tidak akan ada alasan," kata Dalot.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo sempat mengkritik tempat latihan Manchester United saat kembali ke klub pada 2021.
Ia mengatakan tidak ada yang berubah dalam 12 tahun sejak kepergiannya ke Real Madrid pada 2009.
Namun, Dalot mengungkapkan bahwa Ronaldo pasti akan senang dengan penampakan pusat latihan yang baru diresmikan tersebut.
"Saya yakin dia (Ronaldo) akan senang jika bisa melihatnya," kata Dalot ketika ditanya tentang komentar Ronaldo sesaat sebelum ia pindah ke Al Nassr pada 2022.
"Namun, secara keseluruhan, saya pikir pesannya jelas bahwa klub ini pantas mendapatkan lebih banyak dan semua pujian untuk Sir Jim serta timnya," kata sang pemain lagi.
Bangunan yang telah direnovasi--awalnya dibuka pada 2000--mencakup ruang latihan di dataran tinggi, pod tidur, lapangan padel, simulator Formula 1, dan ruang pangkas rambut bagi para pemain untuk membawa penata rambut mereka sendiri.
Dalot adalah salah satu pemain pertama yang memanfaatkan ruangan tersebut, yang memiliki tiang pangkas rambut berwarna merah dan biru terpasang di luar.
Terdapat juga area untuk terapi infrared, pelampung kering, serta ruang oksigen dan krioterapi.
"Klub harus bersaing di level tertinggi yang sesuai dengan ukuran dan sejarah klub. Meskipun fasilitas pelatihan kelas dunia tidak akan membawa kami ke posisi itu sendirian, itu adalah salah satu kuncinya. Sekarang kami memilikinya."
"Ketika saya pertama kali datang ke Carrington dua tahun lalu, kami mengadakan presentasi di sini."
"Saat itu sangat jelas. Saya yakin itu (canggih)pada 2000, tetapi 25 tahun kemudian tidak lagi berada pada level yang dibutuhkan untuk salah satu dari empat atau lima klub terbaik di dunia."
"Rasanya seperti berada di rumah sakit di ruang bawah tanah. Dulu tempat itu agak suram, seperti sarang kelinci yang suram."
"Sekarang terbuka, segar, dan cukup modern. Mendorong interaksi. Itulah yang kami butuhkan," kata Ratcliffe.
Amorim dan para pemainnya juga memberikan masukan soal fasilitas baru itu dalam pertemuan dengan COO United, Collette Roche.
"Tom Heaton menghabiskan cukup banyak waktu di (pusat latihan FA) St George's Park, jadi saya bertanya, apa bagian terbaiknya dan dia menjelaskan berbagai areanya," kata Roche.
"Kami punya inti tim, jadi Bruno (Fernandes), Harry (Maguire), Tom, Diogo, dan kami bertanya apa yang mereka inginkan dan mereka memberi saya beberapa ide bagus," ujarnya lagi.
Manchester United memperbarui pusat latihan mereka lantaran terinspirasi oleh fasilitas latihan Los Angeles Rams dan lapangan latihan mutakhir Leicester City, yang menelan biaya 100 juta pound dan dibuka pada 2020.