Bagikan:

JAKARTA – Indonesia sudah tidak punya tunggal putra lagi di Indonesia Open 2025 setelah Jonatan Christie dan Alwi Farhan sama-sama tersingkir di babak kedua turnamen.

Jonatan terlebih dahulu pulang dari ajang ini setelah menderita kekalahan rubber game 21-12, 21-12, dan 21-10 melawan Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong pada Kamis, 5 Juni 2025.

Ini adalah kekalahan ketiga yang dialami oleh Jonatan dari total 10 kali bentrok dengan Lee. Dua kekalahan sebelumnya terjadi beruntun di pertemuan kedua dan ketiga mereka pada 2014 dan 2017.

Sementara itu, Alwi Farhan harus pulang dari Indonesia Open 2025 setelah menelan kekalahan tiga gim melawan Anders Antonsen, unggulan ketiga dari Denmark.

Hasil ini merupakan balas dendam Antonsen atas juara dunia junior tahun 2023 tersebut, yang memenangi satu-satunya bentrok kompetitif mereka sebelumnya di Piala Sudirman 2025 pada Mei 2025.

Kedua nama ini mengekori jejak Chico Aura Dwi Wardoyo yang lebih awal pulang di babak pertama pada Rabu, 4 Juni 2025, setelah dihajar oleh tunggal Malaysia, Leong Jun Hao.

Jonatan dan Chico saat ini sudah tidak berstatus sebagai pemain Pelatnas PBSI. Keduanya memutuskan meninggalkan Cipayung pada pertengahan Mei 2025 dengan alasan masing-masing.

Indonesia total menurunkan sebanyak 21 wakil di Indonesia Open 2025. Namun, mayoritas di antaranya sudah angkat koper dari turnamen berlevel Super 1000 BWF ini.