Bagikan:

JAKARTA - Liverpool akan menutup musim 2024-2025 Premier League dengan menjamu Crystal Palace di Anfield pada hari Minggu 26 Mei 2025. Ini bukan sekadar pertandingan terakhir musim, tetapi juga menjadi momen spesial bagi The Reds. Tim asuhan Arn Slot itu akan merayakan gelar juara di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri — sesuatu yang belum pernah mereka lakukan secara langsung sejak terakhir kali mengangkat trofi Premier League di stadion kosong pada masa pandemi tahun 2020.

Meski sudah memastikan gelar juara beberapa pekan lalu, Liverpool belum sekalipun menang dalam tiga laga terakhir mereka. Kekalahan dari Chelsea, hasil imbang dramatis melawan Arsenal, dan tumbang dari Brighton 3-2 menjadi rentetan hasil minor yang cukup mencolok dari tim juara. Bahkan, Mohamed Salah — yang dinobatkan sebagai Footballer of the Year versi FWA — sempat menjadi sorotan setelah gagal mencetak gol dalam peluang terbuka yang sangat mudah di laga terakhir.

Namun, semua hasil tersebut seolah tak berarti lagi setelah nama Liverpool resmi diukir di trofi Premier League. Para pemain asuhan Arne Slot kini hanya perlu menuntaskan musim dengan gaya, menjaga rekor positif mereka dalam laga kandang terakhir musim.

Dalam sejarah Premier League, Liverpool belum pernah kalah dalam pertandingan terakhir musim di Anfield. Jika mereka mampu mencetak dua gol lagi di laga ini, mereka akan menyamai rekor sebagai tim Inggris ketiga yang mencetak minimal dua gol dalam 32 laga liga dalam satu musim, terakhir dicapai oleh Tottenham Hotspur pada tahun 1961.

Sementara itu, tamu mereka, Crystal Palace, datang ke Anfield dengan penuh percaya diri usai menjuarai Piala FA. Di bawah asuhan pelatih Oliver Glasner, Palace menunjukkan performa luar biasa sepanjang Mei ini. Mereka baru saja mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-2 dalam laga tengah pekan yang menampilkan kembalinya ketajaman Eddie Nketiah, yang mencetak dua gol hanya dalam waktu lima menit. Gol lainnya dicetak oleh Ben Chilwell melalui tendangan bebas dan Eberechi Eze yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai playmaker andalan.

Palace kini berada di peringkat ke-12 klasemen, hanya tertinggal satu poin dari Bournemouth dan dua dari Fulham. Kemenangan mengejutkan di Anfield bisa membawa mereka menembus posisi 10 besar, tergantung hasil dari tim-tim pesaing di pekan terakhir.

Crystal Palace juga memiliki catatan menarik di Anfield. Empat kemenangan terakhir mereka atas Liverpool di Premier League semuanya terjadi di stadion ini, termasuk pada pertemuan musim lalu. Meski demikian, atmosfer laga nanti diprediksi akan lebih meriah dari biasanya, karena kedua tim tengah dalam euforia masing-masing — Liverpool dengan gelar juara liga, dan Palace dengan kejayaan di Wembley.

Dari sisi kebugaran tim, Liverpool hanya kehilangan dua pemain, yakni Alexis Mac Allister yang belum pulih dari cedera pangkal paha dan Tyler Morton yang masih menepi karena cedera bahu. Joe Gomez sudah kembali duduk di bangku cadangan pada laga terakhir, namun belum tentu dimainkan sejak menit awal.

Conor Bradley diperkirakan tetap akan menjadi starter di posisi bek kanan. Isu mengenai masa depan Trent Alexander-Arnold juga mencuat, dan pertandingan ini bisa jadi menjadi laga terakhirnya berseragam Liverpool jika benar ia hengkang musim panas nanti.

Di kubu Palace, Adam Wharton yang sempat dikaitkan dengan Liverpool harus absen karena gegar otak yang dialaminya di final FA Cup. Marc Guehi juga diragukan tampil akibat cedera mata yang cukup aneh. Chadi Riad dan Cheick Doucoure masih dalam masa pemulihan jangka panjang.

Will Hughes sempat ditarik keluar di paruh waktu melawan Wolves, namun dipastikan tidak mengalami cedera serius. Joel Ward, bek senior Palace, dipastikan tampil untuk terakhir kalinya bersama klub, dan akan mendapatkan penghormatan khusus dari rekan-rekan setimnya.

Eberechi Eze dan Jean-Philippe Mateta, yang hanya tampil sebentar di laga tengah pekan, hampir pasti turun sejak menit pertama. Kombinasi keduanya akan menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Liverpool.

Terlepas dari siapa yang akan memenangkan pertandingan ini, suasana di Anfield akan menjadi penuh sukacita. Liverpool akhirnya bisa mengangkat trofi Premier League di hadapan suporternya sendiri. Sementara itu, Crystal Palace datang sebagai tamu kehormatan yang tidak akan gentar, dan berpotensi merusak pesta jika sejarah berpihak pada mereka sekali lagi.

Perkiraan Susunan Pemain

Liverpool (4-2-3-1):
Kelleher; Bradley, Konate, Van Dijk, Robertson; Endo, Jones; Salah, Szoboszlai, Gakpo; Diaz

Crystal Palace (3-4-2-1):
Henderson; Ward, Richards, Lacroix; Munoz, Hughes, Kamada, Mitchell; Sarr, Eze; Mateta