Bagikan:

JAKARTA - Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengaku sempat pasrah akan dikalahkan Alex Marquez sebelum menjalani balapan MotoGP Argentina 2025, Senin, 17 Maret 2025, dini hari WIB.

Seri kedua MotoGP 2025 itu berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Sejak awal, pergerakan Marc Marquez memang selalu dibayangi Alex Marquez, sang adik yang tampil untuk Gresini Racing. 

Pada awal lap 4, Marc blunder dengan terlalu melebar di Tikungan 1. Momen inilah yang sempat membuat The Baby Alien pasrah jika ia bakal kalah dari Alex Marquez. 

"Hari ini saya terkesan dengan adik saya, tentang Alex (Marquez). Pada satu bagian balapan, saya berpikir bakal finis kedua."

"Soalnya, ia melaju dengan sangat mulus, sangat bagus, selalu menjaga kecepatan di tikungan," ujar Marc Marquez dikutip dari Crash, Senin, 17 Maret 2025.

"Maksud saya bannya tidak berasap. Saya berkata, orang ini hari ini punya level lain," ucap pebalap asal Spanyol itu lagi.

Setelah itu, Marc Marquez terus membuntuti Alex dari dekat. Di tengah balapan, Marc menyalip Alex, tapi sang adik tidak ingin kalah dan kembali ke urutan pertama.

Upaya Marc melewati Alex baru membuahkan hasil pada lap ke-21 atau ketika MotoGP Argentina 2025 menyisakan lima lap.

Setelah itu Marc Marquez tancap gas dan meninggalkan Alex dengan selisih 1,3 detik untuk jadi pemenang.

"Lalu, pada akhirnya saya selamat. Saya mengambil risiko, seperti yang Anda lihat, saya mengambil banyak risiko, mungkin terlalu banyak di beberapa titik balapan," tutur Marc Marquez.

"Namun, senang bisa menang dengan 37 poin lagi dan melanjutkan dengan suasana yang sangat baik di dalam garasi karena tim Ducati Lenovo melakukan pekerjaan yang luar biasa, juga di dalam keluarga," ujarnya.