JAKARTA - Alphonso Davies akhirnya menunjukkan cintanya kepada Bayern Munchen pada Rabu, 19 Februari 2025, dini hari WIB, ketika golnya membawa klubnya ke babak 16 besar Liga Champions.
Bek sayap asal Kanada itu memasukkan bola pada menit keempat injury time untuk menyamakan kedudukan 1-1 kontra Celtic.
Alhasil, Bayern Munchen terhindar dari babak perpanjangan leg kedua playoff fase gugur Liga Champions.
Die Roten memenangi leg pertama dengan skor 2-1 di Glasgow dan akhirnya lolos dengan agregat 3-2.
"Itu naluri. Saya senang bisa mencetak gol lagi," kata Davies tentang golnya, yang merupakan gol keduanya di Liga Champions.
Davies yang berusia 24 tahun, baru saja mengikat masa depannya di Bayern Munchen dengan menandatangani kontrak baru hingga Juni 2030.
Dia mencium logo Bayern Munchen di kausnya dan kemudian menunjuknya dalam selebrasi mencetak gol tersebut.
BACA JUGA:
Itu adalah isyarat yang mungkin lebih disukai oleh para petinggi Bayern Munchen untuk dilihat lebih cepat karena pembicaraan tentang perpanjangan kontrak bek sayap itu berlarut-larut.
Kontrak Davies akan berakhir pada akhir musim ini. Anggota Dewan Bayern Munchen Bidang Olahraga, Max Eberl, mengatakan pada Maret 2024 bahwa klub telah mengajukan tawaran terakhirnya kepada Davies, yang juga menjadi subjek minat dari Real Madrid.
Pada akhirnya, Bayern Munchen dan Davies menyetujui kesepakatan baru yang dilaporkan bernilai sekitar 20 juta euro per tahun.
Gol melawan Celtic itu menjadi balasannya. Melaju ke babak 16 besar Liga Champions akan memberi Bayern Munchen hadiah uang sebesar 11 juta euro lagi dari UEFA.
"Itulah Liga Champions. Kami bermain melawan tim Celtic yang kuat. Mereka bermain dengan sangat intens."
"Kami senang bisa lolos. Itu tidak mudah. Kami memainkan begitu banyak pertandingan," ujar Davies lagi.
Bayern akan mengetahui siapa lawan mereka di babak 16 besar Liga Champions pada Jumat, 21 Februari 2025. Ada Bayer Leverkusen dan Atletico Madrid yang kemungkinan jadi lawan mereka.
Sementara itu, Die Roten dibuat berkeringat sejak awal laga. Tuan rumah bahkan lebih banyak tertekan sepanjang laga. Banyak serangan intens ke gawang Manuel Neuer yang beruntung hanya kebobolan satu gol.
Melihat hal itu, Leon Goretzka mengaku tak kaget. Sang gelandang sudah paham betul dengan ambisi Celtic yang ingin membalikkan keadaan dan memenangi laga pertama di Jerman dalam 16 percobaan.
Selain itu, ada bekal yang didapat dari leg pertama. Hal itu membuat Bayern Munchen lebih siap.
"Jika Anda menonton leg pertama, saya rasa itu tidak mengejutkan. Tentu saja kami bisa membuat diri kami lebih mudah dengan tidak kebobolan satu gol pun."
"Kami telah memainkan tiga pertandingan dalam enam hari sekarang. Itu semua tentang mendapatkan hasil, yang kami lakukan dan kami senang akan hal itu," kata gelandang Bayern Munchen tersebut.
Berikutnya, Bayern Munchen akan menjamu Eintracht Frankfurt di Bundesliga pada Minggu, 23 Februari 2025.