JAKARTA - Sebuah persembahan spesial disuguhkan Marriott Bonvoy, platform perjalanan global peraih penghargaan dari Marriott International, yang secara resmi mengumumkan ‘The Circle by Marriott Bonvoy’ lewat pertunjukan musik istimewa.
Ini adalah inisiatif yang dirancang untuk menghubungkan para anggota dengan passion mereka yang mendalam terhadap seni, musik, budaya, dan hiburan berkelas. Edisi perdananya yang bertajuk "Jejak Nada"
Marriott Bonvoy sendiri adalah medium yang menghubungkan para wisatawan dengan orang-orang, tempat-tempat, dan passion yang mereka cintai melalui koleksi hotel dan pengalaman luar biasa di seluruh dunia. Program ini terus mendefinisikan ulang perpaduan antara keramahtamahanan kelas dunia dan kecintaan terhadap budaya.
"Di Marriott Bonvoy, kami percaya bahwa keramahan sejati jauh melampaui sekadar tempat untuk menginap. Ini tentang menciptakan momen-momen bermakna melalui budaya, musik, dan koneksi manusia yang tulus, kenangan yang terus hidup dalam diri seseorang jauh setelah perjalanan berakhir. Melalui The CIRCLE by Marriott Bonvoy, kami ingin merayakan minat yang menginspirasi orang untuk bepergian dan mendekatkan mereka dengan pengalaman yang terasa sangat personal dan benar-benar berkesan," ujar Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia dan Malaysia, Marriott International.
"Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan maestro kebanggaan Indonesia, Andi Rianto, dan Magenta Orchestra yang luar biasa untuk mewujudkan Jejak Nada, dan sangat bersemangat untuk menciptakan malam tak terlupakan yang menyatukan hati dengan cara yang benar-benar bermakna."
BACA JUGA:
Sementara itu, konser Jejak Nada akan hadir sebagai sebuah konser orkestra monumental pada 3 Juli 2026 pukul 18:00 WIB di Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, berkolaborasi dengan maestro kebanggaan Indonesia, Andi Rianto, beserta Magenta Orchestra.
Pertunjukan ini adalah sebuah refleksi puitis tentang bagaimana musik dapat meninggalkan jejak emosi yang mendalam lintas generasi, menghadirkan pengalaman yang terasa akrab, sekaligus membangkitkan nostalgia namun tetap terasa segar dan baru.
Andi Rianto akan menyajikan lagu-lagu paling dicintai melalui aransemen kontemporer bersama Magenta Orchestra, yang juga dimeriahkan suara-suara terbaik masa kini. Lewat musik, para tamu akan diajak dalam perjalanan menelusuri kenangan musikal yang paling berharga. Sebuah malam yang bertransformasi menjadi sesuatu yang sangat personal, mendalam, dan tak terlupakan.
Lineup untuk Jejak Nada telah dikurasi sedemikian rupa agar bisa dinikmati oleh semua kalangan, memadukan pesona musisi legendaris dengan deretan penyanyi yang tengah bersinar saat ini:
● Sang Legenda: Menghadirkan diva pop ikonik Indonesia, Kris Dayanti, yang pesonanya selama tiga dekade terus menjadi kiblat lanskap musik pop Tanah Air.
● Kekuatan Sang ‘Powerhouse’: Hadir pula Tulus, salah satu musisi kontemporer paling dicintai saat ini. Lirik lagunya yang puitis dan musikalitasnya yang brilian selalu sukses merebut hati dan beresonansi di berbagai generasi.
● Rising Stars Indonesia: Panggung ini juga memberikan sorotan bagi para penyanyi yang tengah membangun kembali kancah musik saat ini. Mewakili generasi baru ini adalah Nadhif Basalamah dengan musiknya yang soulful, serta Anggi Marito sebagai bintang muda powerhouse yang sedang naik daun.
● Ikon Regional: Menggabungkan semangat kebersamaan kawasan Asia Tenggara, Jejak Nada turut mengundang penyanyi dan penulis lagu Didie Shazry, pemenang Raise The Star Malaysia 2025, dan seorang bintang spesial dari Malaysia yang akan segera diumumkan, untuk turut menunjukkan kemampuan musik dalam menembus batas negara, generasi, dan budaya.
Akses untuk acara eksklusif ini terbatas, sehingga para penggemar maupun anggota Marriott Bonvoy dapat segera memesan kursi lebih awal melalui Marriott Bonvoy's The CIRCLE Special, yang tersedia hingga 8 Juni 2026. Penjualan tiket reguler akan dibuka hingga 2 Juli 2026.
Kiprah Andi Rianto sebagai komposer, penata musik, dan kreator scoring film telah mewarnai industri musik Indonesia dari masa ke masa. Sentuhan seninya melekat pada karya musisi top hingga berbagai film ikonik tanah air. Deretan prestasinya mencakup memenangkan berbagai penghargaan AMI (Anugerah Musik Indonesia) sejak tahun 1999 – 2025, Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) untuk Lagu Tema Terbaik untuk Backstage, serta penghargaan bergengsi Piala Vidia untuk Kapan Kita Pacaran Lagi? pada tahun 2005. Andi Rianto juga terlibat sebagai Pengarah Musik dalam acara-acara besar nasional seperti Asian Paragames, PON, diantara lainnya.
"Bagi saya, musik selalu lebih dari sekadar bunyi. Musik membawa kenangan, emosi, dan cerita yang menemani kita sepanjang hidup. Melalui Jejak Nada, kami ingin menciptakan sebuah pengalaman di mana penonton dapat kembali terhubung dengan lagu-lagu yang mungkin pernah menemani berbagai babak kehidupan mereka — namun kini dihadirkan kembali dengan perspektif emosional yang baru dan segar. Bersama Magenta Orchestra dan para penyanyi terbaik masa kini, malam ini adalah cara kami merayakan bagaimana musik terus menyatukan generasi, perasaan, dan koneksi antarmanusia," ujar Andi Rianto.
Seiring berkembangnya tren perjalanan, Marriott International melihat adanya pergeseran makna yang mendalam di hati para traveler. Perjalanan kini lebih banyak didorong oleh passion atau minat pribadi, di mana musik menjadi salah satu inspirasi terbesar untuk menjelajahi berbagai destinasi. Oleh karena itu, platform ini hadir untuk memenuhi harapan tersebut, mendekatkan para anggotanya dengan pengalaman-pengalaman yang paling berarti bagi mereka.