Bagikan:

JAKARTA - Montreux Jazz Festival resmi mengumumkan deretan penampil untuk perayaan hari jadinya yang ke-60, sebuah edisi monumental yang menegaskan inklusivitas genre dalam sejarah panjang festival ini.

Meski menyandang status sebagai salah satu festival musik jazz terbesar, edisi tahun 2026 yang digelar di Danau Jenewa akan digelar pada 3 hingga 18 Juli mendatang justru menonjolkan deretan bintang pop global dan R&B kontemporer sebagai daya tarik utama.

Nama besar seperti Raye dipastikan menjadi sorotan utama. Penyanyi asal Inggris itu dijadwalkan membuka festival dengan pertunjukan spesial di Auditorium Stravinski.

Menariknya, panggung legendaris tersebut akan diubah konfigurasinya secara total untuk pertama kalinya demi mengakomodasi visi artistik Raye.

Selain Raye, gelombang pop modern semakin terasa dengan kehadiran PinkPantheress, Lewis Capaldi, Zara Larsson, hingga Tyla.

Masuknya deretan artis yang mendominasi tangga lagu dunia itu menunjukkan transformasi Montreux dalam merangkul audiens muda tanpa meninggalkan akar klasiknya.

Kehadiran Conan Gray juga menarik atensi besar bagi para penggemar musik indie-pop di panggung Auditorium Stravinski yang tahun ini kembali terintegrasi dengan Pusat Kongres Montreux.

Meski didominasi warna pop, nuansa jazz dan legenda musik tetap mendapat porsi terhormat. Charles Lloyd, musisi yang tampil pada edisi perdana tahun 1967, akan kembali hadir membawa memori sejarah.

Marcus Miller juga dijadwalkan memimpin sesi tribute untuk Miles Davis, bersanding dengan nama-nama besar seperti Deep Purple, Sting, dan John Legend.

Tahun 2026 juga menandai kembalinya operasional penuh di Montreux Congress Centre yang dikenal memiliki akustik luar biasa.

Dengan perpaduan antara inovasi panggung pop dan kesakralan musik jazz, edisi ke-60 ini diproyeksikan melampaui kesuksesan tahun lalu yang sempat memberikan penghormatan khusus bagi mendiang Quincy Jones.