JAKARTA - Momen Natal dan Tahun Baru yang akan segera datang jadi momentum Kemenbud untuk mendorong pemajuan musisi dalam negeri. Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo menyampaikan prakarsa Kementerian Kebudayaan untuk mendukung pemutaran lagu dan karya musik religi dari musisi Tanah Air di ruang-ruang publik pada hari-hari besar keagamaan.
Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Selasa, Giring dalam pertemuan dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar mengemukakan perlunya dukungan pemerintah untuk memperkuat ekosistem musik religius nasional.
"Kementerian Kebudayaan dan tim kerja mengajukan inisiatif untuk menghimpun berbagai asosiasi, termasuk pengelola pusat perbelanjaan dan kafe, agar pada momentum perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Ramadan, ruang-ruang publik dapat memutar musik religi karya musisi Indonesia," kata Giring Ganesha mengutip ANTARA, 9 Desember.
Langkah tersebut disambut baik oleh Menteri Agama. Ia menyatakan siap mendukung penerapan prakarsa tersebut.
BACA JUGA:
"Pemerintah siap memberikan dukungan secara maksimal, termasuk menyiapkan berbagai sumber daya yang dimiliki, menyokong agenda dan program dari Kementerian Kebudayaan untuk memutarkan lagu-lagu religi dari dalam Indonesia di tempat publik demi mendorong kebangkitan dan keberlanjutan seni religi di Indonesia," ia menjelaskan.
Sebagai proyek percontohan, pemerintah akan mendorong pemutaran lagu-lagu religi Kristiani bertema Natal karya musisi lokal di ruang-ruang publik selama libur hari raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Inisiatif pemutaran lagu-lagu religi selanjutnya akan dijalankan pada masa perayaan hari besar keagamaan seperti Lebaran, Waisak, dan Nyepi. Prakarsa itu dimaksudkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan seni sebagai salah satu sarana untuk menghidupkan nilai-nilai keagamaan.