Bagikan:

JAKARTA - Coldplay terpaksa mengubah jadwal dua pertunjukan di Stadion Wembley, London, Inggris dikarenakan rencana aksi mogok Tube, kereta bawah tanah di London.

Seperti diketahui, Coldplay akan mencatatkan rekor dengan sepuluh pertunjukan beruntun di Stadion Wembley.

Namun dua pertunjukan terakhir, yang awalnya dijadwalkan pada 7 dan 8 September, diganti menjadi 6 dan 12 September.

Dalam pernyataan di akun Instagram resmi, Chris Martin cs menjelaskan, mustahil untuk membawa 82.000 orang ke konser dan pulang dengan selamat tanpa layanan Tube. Oleh karenanya, tidak ada izin acara yang dapat diberikan untuk dua konser tersebut.

“Dengan berat hati kami umumkan bahwa, karena aksi mogok yang direncanakan di London Underground, kami terpaksa menjadwal ulang dua konser terakhir kami di Stadion Wembley saat ini,” kata Coldplay, mengutip pernyataan di Instagram, Senin, 1 September.

“Tanpa layanan Tube, mustahil untuk membawa 82.000 orang ke konser dan pulang dengan selamat, sehingga tidak ada izin acara yang dapat diberikan untuk malam tanggal 7 dan 8 September,” lanjutnya.

Mereka menambahkan, opsi penjadwalan ulang diambil karena dirasa lebih baik ketimbang sepenuhnya membatalkan dua pertunjukan final.

“Untuk menghindari pembatalan pertunjukan, satu-satunya pilihan kami adalah menjadwal ulang,” katanya.

“Semua tiket akan tetap berlaku untuk tanggal yang dijadwal ulang. Jika Anda dapat menghadiri tanggal yang baru, Anda tidak perlu melakukan tindakan apa pun untuk mengamankan tiket Anda untuk pertunjukan yang dijadwal ulang. Tiket Anda yang sudah ada akan tetap berlaku untuk masuk,” tandasnya.