JAKARTA - Zayn Malik telah satu dekade berpisah dengan One Direction. Namun sampai kini ia tak lepas sepenuhnya dari bayang-bayang masa lalunya.
Baru-baru ini Zayn kembali mengejutkan media sosial lewat unggahannya. Ia curhat tentang masa-masa ia bergabung di 'band berkulit putih', dan hal-hal menjurus rasisme yang ia alami.
Awalnya ia mengunggah kata-kata itu di Instagram Story akhir pekan lalu, yang mengundang banyak pertanyaan. Fans bereaksi dengan membahas beberapa cerita buruk yang pernah dialami Zayn.
"Ia sering dapat olok-olok sebagai teroris," kata salah satu fans di X. "Dia telah melewati banyak hal buruk, tak ada salahnya untuk mengangkat isu ini," sahut lainnya.
Namun terungkap bahwa itu adalah petikan lirik lagu terbarunya berjudul Fuchsia Sea.
BACA JUGA:
Zayn kemudian membagikan video di Instagram pada 6 Juli, di mana ia membawakan lirik tersebut dengan gaya musik rap. "Coming soon," tulis Zayn tentang lagunya tersebut.
Lagu ini pun jadi sesuatu yang menarik dari musisi berdarah Pakistan tersebut. Selain menjadi curhatan kisah personal, ia juga mengeksplorasi musik hip hop dan rap yang belum pernah dilihat darinya.
Belum diketahui pasti kapan single baru Zayn akan meluncur. Namun fans menyambut baik dan memberi dukungan untuk peluncuran lagu tersebut.