JAKARTA - Menjadi eksentrik bukan lagi hal baru bagi Reality Club. Berbagai eksplorasi telah mereka lakukan selama berkiprah dengan tiga album. Mereka pun kembali bersenang-senang di single anyar, Quick! Love!.
“Quick! Love! adalah lagu tentang kekasih terlarang yang sudah saatnya menentukan langkah selanjutnya dari hubungan tanpa status mereka,” kata Fathia Izzati, vokalis Reality Club yang mengaku terinspirasi dari bacaannya belum lama ini.
“Saya pertama kali tahu kata ‘clandestine’ saat membaca buku. Saya mencari artinya, dan lagunya berkembang dari kata itu,” imbuh Fathia dalam keterangan tertulis, 30 Mei.
Dalam proses produksinya, Quick! Love! melibatkan Brad Oberhofer dari Los Angeles, Amerika Serikat untuk mendampingi mereka dan kolaborator andalan Wisnu Ikhsantama sebagai produser sesi rekaman live di Tree Recording Studio, Bangkok, Thailand.
“Saya adalah penggemar berat Brad sejak masa kuliah di era indie sleaze tahun 2013. Saya rajin mendengar album-albumnya sebagai Obenhofer, dan kini ia punya rekam jejak mengesankan setelah bekerja dengan artis-artis hebat seperti Nick Valensi, Willow Smith, Mk.gee dan Dijon,” kata gitaris sekaligus vokalis, Faiz Novascotia Saripudin.
Untuk single kali ini, ia bermain kibor bersama Oberhofer, sementara permainan enam senar yang biasa ia lakukan dipercayakan kepada Gerry Roithart dan Luthfi Maajid yang masing-masing adalah gitaris panggung dan sound engineer Reality Club.
BACA JUGA:
“Prosesnya sangat menyenangkan karena itu pertama kalinya kami rekaman secara live, benar-benar bernyanyi dan bermain bersama sambil merasakan energinya. Tapi bagian terserunya adalah hari overdub di mana kami menggila dalam mengisi celah-celah di lagunya agar semakin seru,” tegasnya.
Mempertegas sisi eksentrik di lagu barunya, bassis Nugi Wicaksono mengaku kaget dengan materi kali ini.
“Saya enggak menyangka akan segila ini lagunya. Selama sembilan tahun di Reality Club, baru kali ini bikin lagu yang kami tuangkan semua hal ke dalamnya," kata Nugi.
Chemistry mereka seketika terbentuk saat membawakan lagu ini di studio. Karena itu mereka sudah tak sabar memainkannya secara live dari panggung ke panggung.
“Kami membawakan lagunya bisa seseru itu di studio,” kata drumer Era Patigo. “Walau belum membawakannya di depan penggemar kami, setidaknya dalam bayangan kami, kayaknya bakal seru banget untuk mereka juga.”
Jika para penggemar pun terkejut dengan arah musik baru Reality Club pada “Quick! Love!”, itu hanyalah bagian dari cara kerja Reality Club dan juga alasan mereka memilih lagu itu untuk memperkenalkan album terbaru mereka.
“Satu-satunya kriteria kami saat membuat lagu adalah kami berempat menyukainya. Itulah modus operasi Reality Club,” kata Faiz. “Lagu ini khususnya akan memperkenalkan kami kembali dengan perspektif yang baru. Ini cara kami menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang berbeda.”
Lagu ini akan menjadi materi di album keempat Reality Club yang diproyeksikan meluncur tahun ini. Bersiaplah.