JAKARTA - Usai merilis album Berbunga pada Juni 2024 lalu, Aruma membuai pendengar lewat lantunan suara merdunya di single “Berbunga-bunga Sendiri”. Lagu berbalut ragam emosi ini ia tulis dan produksi bersama Petra Sihombing.
Aruma mengungkap demo lagu ini terlahir dengan cepat dalam waktu 6-8 jam di Bali. Sementara, untuk proses komposisi musik dan rekaman hingga akhirnya selesai mixing serta mastering memakan waktu sekitar tiga bulan.
“Pembuatannya termasuk cukup cepat karena hanya dikerjakan selama satu hari. Yang cukup lama, memang di bagian proses rekamannya agar saat dirilis nanti bisa memuaskan para pendengar yang sudah menunggu single baruku setelah merilis album pada Juni tahun lalu,” tutur Aruma dalam keterangan tertulis, 16 April.
Di lagu ini Aruma mengangkat cerita tentang kekecewaan saat menyadari bahwa semua tanda dan perhatian yang dia berikan kepada seseorang ternyata tidak memiliki makna yang sama bagi orang itu.
“Lagu ini bisa dibilang cukup emosional, jadi pada saat rekaman, aku harus teriak dan agak marah ketika menyanyikan bait terakhir. Sebuah tantangan besar bagiku yang terbiasa bernyanyi dengan penuh perasaan, kini harus mengeluarkan emosi yang meledak-ledak. Untunglah, berkat tim label, proses ini bisa berjalan dengan lancar,” urainya.
BACA JUGA:
Pemilik nama lengkap Nidewi Aruman ini menyebut bahwa dirinya sedang belajar cara menulis lagu yang baik sehingga butuh waktu yang lama hingga baru bisa menghadirkan single barunya pada April 2025 ini. Aruma sendiri tidak sabar untuk memperkenalkan “Berbunga-bunga Sendiri” karena ada hal baru yang terasa di lagu ini.
“Kali ini, aku mau menawarkan musik yang cukup fresh dari lagu-laguku sebelumnya, tapi untungnya suaraku masih tetap cocok dengan tipe lagu yang aku bawakan sekarang karena aku juga sedang suka mendengarkan lagu dengan tipe seperti ini,” jelasnya.
Setelah merilis EP dan album, mahasiswa ITB ini mulai merasakan perubahan di karier musiknya. Bukan dalam pemilihan lagu, melainkan caranya menyesuaikan diri dengan tren yang ada agar musiknya tidak terkesan outdated dan tetap bisa terhubung ke banyak pendengar.
“Yang jelas, aku selalu menikmati semua proses saat mengerjakan musik, apa pun hasil akhirnya nanti, dan membuatnya dengan cinta. Semoga perasaan sungguh-sungguh yang aku tuangkan ke dalam musikku bisa sampai ke para pendengar dan mereka bisa menikmati hasilnya seperti aku yang menikmati pembuatannya,” kata Aruma.
Berbunga-bunga Sendiri menawarkan kesegaran tersendiri dari Aruma yang terus bertumbuh. Perasaan dan emosi yang tercurah di lagu ini tergambar sempurna lewat aransemen, lirik dan penjiwaan yang ia berikan.